LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bakal Dipakai Ibu Kota Baru, Apa Itu Metaverse?

Dunia digital harus memenuhi beberapa karakteristik agar bisa masuk kategori metaverse. Pertama, metaverse harus memiliki waktunya sendiri yang terus berjalan, sama seperti di dunia nyata, harus tersinkronisasi terus menerus secara live.

2022-02-10 11:45:00
Metaverse
Advertisement

Metaverse banyak diperbincangkan masyarakat. Metaverse pada dasarnya merupakan ruang digital yang menawarkan banyak aktivitas yang mirip dengan pengalaman di dunia nyata.

Dunia digital harus memenuhi beberapa karakteristik agar bisa masuk kategori metaverse. Pertama, metaverse harus memiliki waktunya sendiri yang terus berjalan, sama seperti di dunia nyata, harus tersinkronisasi terus menerus secara live.

Kedua, memiliki sifat berkelanjutan. Tidak berhenti, tidak memiliki jeda, dan tidak berakhir. Metaverse adalah pengalaman berkelanjutan yang memiliki kemungkinan tidak terbatas dan tidak memiliki akhir.

Advertisement

Selanjutnya, metaverse adalah ruang digital dengan berbagai macam aktivitas mulai dari hiburan, pekerjaan, hingga bisnis. Idealnya, aktivitas ini dibuat oleh penggunanya, bisnis, dan bahkan oleh pemerintah.

Perusahaan-perusahaan besar kini mulai memanfaatkan Metaverse untuk menjual dan memamerkan produk dalam bentuk digital. Terbaru, dikutip dari berbagai sumber, brand seperti Adidas sudah membeli hak atas tanah di dalam the Sandbox dengan rencana ingin membuat pameran virtual dan pada akhirnya membuka toko digital.

Metaverse juga bisa menjadi tempat berbagai komunitas berkumpul dan membicarakan hal-hal yang sedang viral atau disukai. Metaverse memberikan ruangan digital baru di mana berbagai kegiatan sosial bisa terjadi.

Advertisement

Ibu Kota Baru Bakal Hadir di Metaverse

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tidak akan menyajikan gambaran ibu kota baru dalam bentuk maket atau hologram. Seakan ingin mengikuti perkembangan zaman, gambaran ibu kota baru akan tersedia dalam bentuk metaverse.

Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan, pemerintah akan menyelesaikan metaverse ibu kota negara baru dalam empat bulan ke depan. Hal tersebut diungkapkan dalam rapat bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Kami juga sedang siapkan ibu kota negara itu dalam bentuk metaverse. Mudah-mudahan dalam 4 bulan ini," ujarnya dikutip tayangan Youtube.

Metaverse adalah sebuah konsep masa depan dalam dunia teknologi. Metaverse mampu menggambarkan seluruh kehidupan virtual yang seolah-olah nyata. Metaverse pun cukup populer dalam beberapa waktu belakangan.

Dengan adanya metaverse, gambaran ibu kota baru diharapkan bisa terlihat nyata. Sehingga bisa memberikan informasi tentang masa depan ibu kota baru. "Jadi tidak lagi dalam bentuk maket atau hologram, tapi dia sudah reaktif," kata Suharso.

Pembuatan metaverse ibu kota baru tersebut dikerjakan oleh Bappenas bersama sama dengan ahli teknologi. "Ini dikerjasamakan dan mudah-mudahan 4 bulan bisa kita lihat. Demikian majunya teknologi dan ini akan diletakkan di Perpres," tandas Suharso.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.