Awal September, Indonesia kebanjiran dana asing Rp 135 triliun
"Aliran dana asing ini membuat nilai tukar Rupiah menguat," ujar Agus.
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo menyebut, aliran dana asing yang masuk ke Indonesia hingga pekan pertama September 2016 mencapai Rp 135 triliun. Angka ini melonjak dibanding periode sama tahun lalu yang Rp 41 triliun.
"Aliran dana asing ini membuat nilai tukar Rupiah menguat," ujar Agus di kantornya, Jakarta, Jumat (9/9).
Menurutnya, banjirnya aliran dana asing membuat Rupiah menguat 1,4 persen pada pekan ini. Saat ini, nilai tukar Rupiah di kisaran Rp 13.070 per USD.
Agus pun menyebut, aliran dana ini juga tidak terlepas dari kondisi perekonomian global yang terpantau lebih stabil.
"Dalam banyak kondisi, stabilitas global terjaga karena di AS ada indikator tenaga kerja tidak sebaik yang diperkirakan, non farm payroll lebih rendah. Harga minyak terakhir Rusia dan Iran ingin sepakat dengan OPEC dalam stabilitas harga minyak dan akhirnya membuat harga minyak meningkat," ungkap Agus.
Baca juga:
BI proyeksi pertumbuhan kredit perbankan 2017 di 11 persen
Survei BI: inflasi pekan pertama September 0,17 persen
Bank Indonesia buka penerimaan pegawai baru, ini persyaratannya
Sri Mulyani dan Agus Marto rapat dengan DPR bahas RAPBN 2017
Agustus, cadangan devisa Indonesia meroket jadi USD113,5 M