LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Australia kepincut kembangkan sapi di Indonesia

Australia sudah menyiapkan paket investasi sebesar 60 juta dolar Australia.

2013-07-05 17:54:27
Daging Sapi
Advertisement

Australia menyatakan ketertarikannya untuk mengembangkan sapi di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, pemerintah Australia sudah menyiapkan dana yang besar untuk investasi ini.

Menteri koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menuturkan, Australia menawarkan investasi sebesar 60 juta dolar Australia (AUD) untuk investasi peternakan sapi di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Australia mengirim surat kepada saya untuk menawarkan paket investasi khusus di bidang sapi itu," ujar Hatta usai pertemuan RI-Australia di Istana Bogor, Jumat (5/7). Pemerintah sendiri telah menyediakan dana sebesar Rp 1 triliun untuk investasi sapi di NTT.

Advertisement

Rencana Australia itu menjawab permintaan pemerintah Indonesia terkait kebutuhan konsumsi daging di dalam negeri. Dengan investasi dari Australia, pemerintah berharap tidak lagi tergantung impor daging dari luar negeri. Terlebih, pemerintah berambisi mewujudkan swasembada daging di 2014.

"Investment, cattle breeding and capacity building. Itu paketnya. Jadi 3 investasi. Paketnya disebut Ina-Ausie beef and cattle inadustry government forum. Kita tidak ingin tergantung seperti itu walau kita menyadari penduduk kita 250 juta ini tidak mungkin makan dagingnya cuma 2,2 kg per kapita setahun," jelasnya.

Hatta menyebutkan, saat ini konsumsi daging rata-rata masyarakat Indonesia masih rendah.

Advertisement

Investasi peternakan sapi diyakini bisa menjadi jalan untuk meningkatkan konsumsi sapi masyarakat Indonesia. Selain itu, investasi ini bakal menekan harga jual sapi yang saat ini masih berkisar RP 80.000-100.000 per kg.

Disinggung kesiapan pasokan daging menghadapi Lebaran, Hatta tidak menampik bahwa pemerintah bakal mendatangkan sapi impor. "Ya kita hrs impor. Kalau tidak, harganya melejit ke Rp 100.000 per kg nanti," imbuhnya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.