LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Aturan DP diyakini takkan hambat penjualan otomotif

Aturan DP hanya mempengaruhi kelompok masyarakat berdaya beli rendah.

2012-11-13 15:00:48
DP Motor
Advertisement

Produsen otomotif, khususnya sepeda motor mengeluh lantaran hingga kuartal tiga tahun ini penjualan otomotif terus merosot. Aturan bersama Bank Indonesia melalui Surat Edaran (SE) Nomor 14/1/DPNP tanggal 15 Maret 2012 mensyaratkan uang muka kredit (down payment) minimal 30 persen dituding sebagai biang kerok anjloknya penjualan.

Pengamat ekonomi tidak sependapat dengan pandangan itu. Ekonom senior UGM Tony Prasetiantono menuturkan, pelaku usaha sektor otomotif tidak perlu khawatir dengan aturan itu. Pada dasarnya, konsumen menengah ke bawah sebetulnya hanya sedang mengumpulkan modal untuk membayar DP.

Terbukti, penjualan mobil, masih tinggi tahun ini, diperkirakan tembus 1 juta unit. Aturan DP hanya mempengaruhi kelompok masyarakat berdaya beli rendah.

Advertisement

"Saya kira penjualan hanya akan sedikit surut 2-3 bulan, akan cepat pemulihannya di sektor otomotif," ujarnya saat ditemui selepas seminar Investment Focus Indonesia di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (13/11).

Tony meyakini tren konsumsi domestik masih tinggi tahun depan. Sektor utama seperti otomotif dan perumahan akan tetap menjadi pendorong utama. Pengusaha disarankan bersabar jika ada imbas negatif pada penjualan pada kuartal awal 2013. Aturan BI soal DP sebetulnya bertujuan untuk menghindarkan kredit macet karena debitur yang hobi menunggak pembayaran.

"Kalau meminjamkan dana ke debitur rawan nunggak, ya gimana, itu salah satu manajemen risiko. Aturan BI kan semangatnya agar tidak terjadi goncangan," paparnya.

Advertisement

Bulan lalu, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat sampai Agustus 2012, penjualan sepeda motor mencapai 4,3 juta unit. Kinerja ini menurun 30 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, penjualan diperkirakan mentok di angka 6,7 juta akhir tahun nanti. Padahal AISI menargetkan penjualan mencapai 8 juta unit.

Pengusaha tambah pesimis lantaran aturan DP akan diterapkan pula pada perbankan syariah. Padahal kini banyak konsumen menggunakan fasilitas kredit motor lewat sistem Islami itu karena masih menawarkan DP 10 persen saja.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.