LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Atasi Kemacetan, Menhub Ingin Hotel di Puncak Punya Armada Bus Sendiri

Kawasan Puncak, Jawa Barat menjadi salah satu destinasi wisata paling banyak diminati saat musim libur tiba. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan, hal ini antara lain ditunjang pesatnya pembangunan di kawasan tersebut.

2020-12-29 11:27:52
kementerian perhubungan
Advertisement

Kawasan Puncak, Jawa Barat menjadi salah satu destinasi wisata paling banyak diminati saat musim libur tiba. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan, hal ini antara lain ditunjang pesatnya pembangunan di kawasan tersebut.

Budi mengatakan, meningkatnya jumlah pengunjung ini menjadi beban tersendiri bagi kawasan Puncak, utamanya dari sisi transportasi.

"Pembangunan yang dilakukan oleh berbagai pihak membuat daya tarik dan demanda ini bertambah banyak dan tentu dampaknya sering terjadi suatu kemacetan yang kronis di setiap akir pekan, libur panjang," kata Budi dalam Webinar - Puncak, Mengapa Diminati Meski Macet Menanti, Selasa (29/12).

Advertisement

Atas persoalan ini, dia ingin agar ada solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kemacetan di kawasan Puncak. Sebab, yang selama ini dilakukan oleh Kementerian Perhubungan bersama dengan pemangku kepentingan terkait hanya melakukan solusi jangka pendek.

"Kita inginkan ada suatu narasi yang lebih komprehensif, yang satu sisi tetap beri layanan pada masyarakat, tetapi kita beri solusi pada masyarakat," imbuhnya.

Sebagai contoh, adanya subsidi bus. Bahkan, hotel-hotel juga disarankan untuk bisa menyediakan bus sebagai akomodasi utama. Sehingga pengunjung tidak perlu membawa kendaraan pribadi menuju PUncak.

Advertisement

"Kita sarankan hotel-hotel itu juga memiliki bus agar pengunjung tidak gunakan mobil. Bahkan kita berpikir bahwa bila mungkin kita ORT, Otonomus Rapid Transit, satu kereta dengan menggunakan ban, bukan metal, sehingga kapasitasnya besar," lanjut Budi.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kemacetan di Puncak Disebut Tak Bisa diselesaikan Hanya dari Transportasi
Natal di Tengah Pandemi, 356.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Kemenhub akan Buka Rute Penyeberangan Banyuwangi-Lombok Saat Natal
Tersangkut Separator, Sedan BMW Bikin Macet MH Thamrin
Penutupan Perlintasan Sebidang di Palmerah
Pemandangan Macet di Jakarta Kembali Terlihat

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.