Asuransi Properti & Gedung Bertingkat Diramal Melonjak di 2022, Ini Faktor Pemicunya
Kinerja lini usaha harta benda yang menunjukkan pertumbuhan positif sangat didukung oleh pembangunan sektor komersial, sektor industri, dan sektor residensial yang diproyeksikan akan semakin tinggi.
Asuransi properti yang masuk dalam asuransi harta benda diyakini akan meningkat di tahun 2022. Salah satu pemicunya yaitu maraknya berbagai pembangunan akan terlaksana pada tahun ini.
Kinerja lini usaha harta benda yang menunjukkan pertumbuhan positif sangat didukung oleh pembangunan sektor komersial, sektor industri, dan sektor residensial yang diproyeksikan akan semakin tinggi.
"Pembangunan high-rise building juga diproyeksikan akan berkontribusi dalam peningkatan kinerja ini, karena pemilik bangunan atau pengembang akan mengasuransikan harta benda bernilai tinggi atau yang berada di lokasi risiko tinggi untuk melindungi asetnya," kata Direktur Pengembangan Bisnis Asuransi Jasindo, Diwe Novara di Jakarta, Senin (10/1).
Diwe melanjutkan, dengan semakin pulihnya sektor usaha dan industri setelah pandemi Covid-19, akan mendorong pelaku usaha dan industri untuk melakukan mitigasi risiko dengan membeli produk-produk asuransi.
Premi bruto lini usaha harta benda semester 1 tahun 2020 adalah Rp533,01 miliar sedangkan premi bruto lini usaha harta benda semester 1 tahun 2021 adalah Rp915,5 miliar. Hingga Oktober 2021 total premi bruto yang diperoleh Asuransi Jasindo untuk lini usaha harta benda mencapai Rp1,16 triliun.
"Pertumbuhan positif ini sejalan dengan pertumbuhan industri asuransi umum. Faktor pendorongnya antara lain meningkatnya kontribusi premi yang berasal dari sektor industri dan sektor program pemerintah. Secara khusus, untuk produk asuransi pada lini usaha harta benda (harta benda) asuransi yang diinisiasi oleh Pemerintah Pusat adalah Asuransi Barang Milik Negara (ABMN) dengan skema konsorsium asuransi," lanjutnya.
Sampai dengan Oktober 2021, Asuransi Jasindo yang merupakan bagian dari Indonesia Financial Group (IFG) menyumbang 33 persen dari perolehan premi nasional untuk lini usaha harta benda.
Baca juga:
Prodigi-Gojek Luncurkan PerjalananAman+ untuk Perlindungan Penumpang GoRide dan GoCar
Penting, Kenali Manfaat Asuransi Belanja Online Sebelum Menyesal
Permintaan Asuransi Rangka Kapal Diprediksi Meningkat di 2022, Ini Pemicunya
Catatan Akhir Tahun OJK, Salah Satunya Penghimpunan Dana Pasar Modal Cetak Sejarah
Tata Kelola Asuransi Jasindo Dipastikan Sesuai GCG
Biar Tak Salah, Begini Cara Memprioritaskan Dana Darurat, Asuransi dan Investasi