LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Astra Internasional bersiap ekspansi rambah bisnis fintech

PT Astra International Tbk akan mengembangkan bisnis perusahaan di bidang finansial dan teknologi. Hal ini sebagai upaya ASII menyesuaikan dengan pertumbuhan fintek yang pesat di dalam negeri. Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto menyatakan, perusahaan akan meluncurkan produk fintek dalam waktu dekat.

2018-08-28 12:08:38
Fintech
Advertisement

PT Astra International Tbk (ASII) akan mengembangkan bisnis perusahaan di bidang finansial dan teknologi (fintech). Hal ini sebagai upaya ASII menyesuaikan dengan pertumbuhan fintek yang pesat di dalam negeri.

Direktur Astra International Paulus Bambang Widjanarko mengatakan, perseroan tinggal menunggu waktu untuk masuk ke industri fintek. "Minggu lalu sudah diumumkan bahwa kita punya peer-to-peer landing. Kita tentu akan masuk ke arah sana karena kita punya financing yang kuat. Tinggal tunggu waktunya kita akan masuk ke fintek," tuturnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/8).

Meski begitu, Paulus masih enggan memberikan informasi terkait alokasi dana untuk perusahaan berekspansi ke industri fintek. "Alokasi fintek belum bisa di disclose namun kita akan step by step masuk ke sana," ujarnya.

Advertisement

Sementara itu, Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto menyatakan, perusahaan akan meluncurkan produk fintek dalam waktu dekat. "Dalam waktu dekat kami juga akan luncurkan salah satu produk fintek kami juga," ungkapnya.

Kata Prijono, fundamental keuangan perusahaan mendukung untuk peluncuran fintek tersebut. "Modal kami masuk fintek itu ada. Setiap tahun ammount finance yang diberikan pelanggan dari motor dan mobil sudah hampir Rp 80 triliun. Ini adalah pelengkap jasa keuangan yang ada di Astra. Modal kami cukup besar dengan aset keseluruhan jasa keuangan hampir Rp 300 triliun," tandas Prijono.

Reporter: Bawono Yadika

Advertisement

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Studi INDEF, fintech tingkatkan PDB Rp 25,97 T dan konsumsi rumah tangga Rp 8,94 T
Ini alasan masyarakat pilih pinjam uang ke industri fintech
OJK-Kominfo disarankan bersinergi buat aturan main fintech
Ini harapan pelaku fintech pada OJK
TCASH sebut punya layanan transfer untuk TKI di Singapura
DPR siap fasilitasi industri fintech kesulitan urus izin
OJK segera keluarkan aturan mengenai fintech, ini bocoran cara urus izinnya

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.