LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Asian Games hingga pertemuan IMF-Bank Dunia genjot pertumbuhan 2018

Asian Games hingga pertemuan IMF-Bank Dunia genjot pertumbuhan 2018. Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan banyak faktor yang bisa bisa menjadi faktor pendukung proyeksi pertumbuhan ekonomi RI diusulkan pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 di level 5,4 sampai 6,1 persen.

2017-06-13 18:43:16
Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan banyak faktor yang bisa bisa menjadi faktor pendukung proyeksi pertumbuhan ekonomi RI diusulkan pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 di level 5,4 persen sampai 6,1 persen tahun depan. Salah satunya adalah perhelatan Asian Games 2018 yang akan digelar di Jakarta dan Palembang.

Menteri Sri Mulyani menilai, menjadi tuan rumah akan membuat kehadiran rombongan atlet dan pengunjung berdampak terhadap ekonomi daerah. Selain itu, gelaran IMF World Bank Annual Meeting di Bali tahun depan juga diperkirakan mendorong pertumbuhan pariwisata di wilayah Timur Indonesia.

"Adanya perhelatan Asian Games pertemuan Asian Paralimpyc Games. IMF WB annual meeting. Ini event yang bukan hanya Pemerintah keluarkan anggaran tapi yang penting hadirnya pengunjung pada event itu minimal di tempat itu tapi bisa lebih luas lagi," kata Menteri Sri, di Gedung DPR RI, Selasa (13/6).

Selain itu, investasi di sektor infrastruktur yang telah berjalan tiga tahun juga dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. "Kegiatan investasi di bidang infrastruktur memasuki tahun 3-4 maka akselerasi dari capital spending akan lebih cepat," ujarnya.

Menteri Sri Mulyani mengungkapkan, saat ini iklim investasi di Indonesia sudah sangat baik. Sumber investasi ribuan triliun dapat diperoleh dari belanja modal pemerintah, belanja modal BUMN baik yang langsung maupun anak, penyaluran kredit perbankan hingga investasi langsung asing dan dalam negeri.

"Kondisi positif terhadap Initial Public Offering (IPO), penerbitan obligasi dan sukuk korporasi," jelasnya.

Terakhir, Menteri Sri mengungkapkan bahwa daya beli masyarakat pada 2018 diperkirakan cukup tinggi sehingga pertumbuhan konsumsi rumah tangga bisa mencapai 60 persen terhadap PDB. Menteri Sri mengatakan, penciptaan lapangan pekerjaan dan inflasi yang terjaga bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata.

Baca juga:
Misbakhun minta tim ekonomi wujudkan janji Presiden Jokowi
Sri Mulyani optimistis capai target ekonomi 2018, ini alasannya
Pertumbuhan ekonomi pesat buat Qatar dicemburui Arab Saudi cs
Ini program prioritas bos OJK baru Wimboh Santoso hingga 2022
BI proyeksi pertumbuhan ekonomi 5,1-5,5 persen di 2018
Sri Mulyani akui pertumbuhan ekonomi tak kurangi angka kemiskinan
Tekan kemiskinan, target pertumbuhan ekonomi disebar ke semua daerah

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.