Arcandra ungkap ada 2.500 desa di Papua belum rasakan listrik
Arcandra ungkap ada 2.500 desa di Papua belum rasakan listrik. Di mana, pemerintah hanya mampu melistriki 500 desa saja. Oleh sebab itu, pemerintah akan mendorong badan usaha daerah, swasta dan koperasi untuk memenuhi pasokan listrik di pedesaan.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyebut 2.500 desa di Papua belum rasakan aliran listrik pemerintah. Oleh sebab itu, pemerintah akan mendorong badan usaha daerah, swasta dan koperasi untuk memenuhi pasokan listrik di pedesaan.
"PLN hanya mampu menambah pasokan listrik 500 desa. Terutama di Papua 2.500 itu berada di Papua," kata Arcandra saat acara coffe morning di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (16/1).
Kendati begitu, Arcandra mengharapkan Peraturan Menteri ESDM nomor 38 tahun 2016 tentang Percepatan Elektrifikasi di Pedesaan Belum Berkembang, Terpencil, Perbatasan dan Pulau Kecil Berpenduduk Melalui Pelaksanaan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Skala Kecil, bisa mendukung percepatan kelistrikan di pedesaan.
"Sisanya 2.000 ini, kita harapkan permen ini BUMD, Koperasi boleh menjadi IPP (kontraktor listrik swasta). Salah satu fungsi permen ini tanggung jawab soal ini," kata dia.
Dia mengatakan bahwa dalam visi misi Nawacita dan Trisakti yang digagas pemerintah, salah satunya membangun dari wilayah pinggiran atau perbatasan. Berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam budaya.
"Kalau lihat program pemerintah, Nawacita dan Trisakti kita harus mempercepat program elektrifikasi," tukasnya.
Baca juga:
ESDM izinkan swasta dan koperasi bisnis listrik di desa perbatasan
Jonan akan ubah perhitungan rasio elektrifikasi jadi per provinsi
2017, PLN siapkan Rp 2,5 triliun terangi perbatasan Indonesia Timur
PLN janji per tahun ada 625 desa di Papua mulai rasakan listrik
Untuk kado Natal, PLN alirkan listrik 60 desa terpencil di Papua
PLN targetkan 2.500 desa rasakan listrik dalam setahun
Di Jawa masih sering mati lampu, ini jawaban PLN