Apindo Prediksi 40 Persen Pekerja Indonesia di PHK Dampak Virus Corona
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani, memprediksi 40 persen pekerja Indonesia bakal terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai dampak pandemi Virus Corona. Potensi PHK tersebut terlihat di seluruh sektor lapangan usaha.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani, memprediksi 40 persen pekerja Indonesia bakal terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai dampak pandemi Virus Corona. Potensi PHK tersebut terlihat di seluruh sektor lapangan usaha.
"Dengan pandemi ini situasinya semakin tidak baik untuk semuanya. Apindo memperkirakan antara 30 sampai 40 persen itu akan terjadi PHK. Dan kami juga sudah melihat melakukan crossing ke semua sektor ini agak mengkhawatirkan," ujarnya di Jakarta, Selasa (17/6).
Hariyadi mengatakan, salah satu solusi untuk menampung tenaga kerja yang di PHK adalah dengan memajukan Usaha Menengah Mikro dan Kecil (UMKM). Dengan UMKM, ekonomi masyarakat atau pekerja yang di PHK diharapkan tidak jatuh terlalu dalam.
"Penampung yang di PHK ini satu satunya, ya UMKM. UMKM harus jadi penopang agar masyarakat kita ini jangan sampai terpuruk lebih dalam lagi," jelasnya.
Apindo Dukung Peningkatan Kualitas UMKM
Dia menambahkan, Apindo sendiri sudah merancang suatu program Apindo UMKM Akademi yang dapat meningkatkan kualitas UMKM agar mampu membangun bisnis dan bertahan di tengah pandemi. Nantinya, pekerja akan diberi pelatihan secara berkala.
"Sebagian dari perusahaan Unicorn adalah anggota Apindo dan juga banyak perusahaan lain skala nya menengah dan besar yang itu memberikan dukungan penuh berkembangnya UMKM di Indonesia. Tentu agak beda cara kerjanya kami kerja di bawah permukaan dan kita memberikan hasil nyata. Kesuksesan program tergantung siapa yang menjalankan," tandasnya.
(mdk/bim)