AP II resmi kelola Bandara Kertajati
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menyaksikan penandatanganan kerja sama pengelolaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dan Angkasa Pura II. Penandatanganan pengelolaan ini untuk mengejar musim haji tahun depan.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menyaksikan penandatanganan kerja sama pengelolaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dan Angkasa Pura II. Penandatanganan pengelolaan ini untuk mengejar musim haji tahun depan.
Rencananya, jemaah haji yang berasal dari Jawa Barat dan sekitarnya akan diberangkatkan melalui Bandara Kertajati. "Semua sudah sepakat target haji tahun depan sudah disitu, sekarang kita selesaikan infrastrukturnya," ujar Luhut, di kantornya, Selasa (12/9).
Luhut mengungkapkan, dalam rapat tersebut juga dibahas perpanjangan runway (landasan pacu) semula 2.300 meter menjadi 3.300 meter. Namun, ada kendala pembebasan lahan yaitu jalan penghubung ke tol.
"Tanahnya semua sudah jalan. Tadi ada satu belum selesai jalan penghubung ke tol dan itu nanti juga selesai insya Allah nanti kita kejar," kata Luhut.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) mengapresiasi kerja sama tersebut. Soal perpanjangan landasan bandara, katanya, pembebasan lahan ditargetkan akan selesai tahun ini.
"Kemudian pembebasan jalan non tol supaya ada dua jalur nanti, ada jalur yang sampai ke bandara yang tol dan non tol. Untuk yang non tol Rp 77 miliar sudah kami siapkan. Untuk jalur tol juga pembebasan lahan Rp 120 miliar sudah kami siapkan. Yang 2017 dan 2018 Pemprov Jabar akan membangun jalannya. Nanti, 2018 untuk tol Kementerian PUPR akan bangun jalan tol," pungkasnya.
Baca juga:
Skytrain Bandara Cengkareng beroperasi 17 September 2017
Kemenhub dorong Bandara Kertajati beroperasi di musim haji tahun depan
Habiskan Rp 100 miliar, AP II mulai bangun pusat kendali operasi Bandara Cengkareng
Mulai hari ini, Bandara HAS Hanandjoedin layani penerbangan internasional
Bos Airasia dorong Bandara Pondok Cabe layani maskapai murah
Pemerintah perbanyak pengelolaan bandara dan pelabuhan oleh BUMN dan swasta