LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

AP I ingin lebih berperan dalam pembuatan kebijakan internasional bandara

PT Angkasa Pura I (Persero) akan lebih banyak mengambil peran dalam Asosiasi Bandara di seluruh dunia atau Airport Council Internasional (ACI). Gencarnya pengembangan bandara yang dilakukan membuat Angkasa Pura I mendapatkan tawaran untuk lebih banyak berperan dalam komite-komite di ACI.

2018-09-22 11:00:00
Angkasa Pura I
Advertisement

PT Angkasa Pura I (Persero) akan lebih banyak mengambil peran dalam Asosiasi Bandara di seluruh dunia atau Airport Council Internasional (ACI). Gencarnya pengembangan bandara yang dilakukan membuat Angkasa Pura I mendapatkan tawaran untuk lebih banyak berperan dalam komite-komite di ACI.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I, Devi Suradji, mengatakan‎ selama ini perusahaan pelat merah ini sudah masuk dalam dalam anggota di komite keamanan dan keselamatan ACI.

"Bisa tidak kita jangan hanya aktif membangun bandara di Indonesia tetapi kita diminta aktif di komite ACI. Yang mau kita coba di komite ekonomi dan lingkungan," ujar dia, Sabtu (22/9).

Advertisement

Menurut Devi, peran aktif Angkasa Pura I di ACI akan banyak menguntungkan Indonesia. Sebab, dengan demikian, Angkasa Pura I akan lebih banyak menyuarakan kepentingan Indonesia dalam penyusunan regulasi-regulasi internasional terkait bandara.

"Kita harus berikan masukan kepada mereka karena mereka yang menentukan policy. Karena kalau sudah ditentukan, policy itu susah diubah. Jadi harus kita berikan masukan pada saat di forum," ungkap dia.

Devi menyatakan, peran aktif ini sangat penting lantaran tidak semua aturan dan standard yang ditetapkan ACI sesuai dengan kondisi dan demografi bandara di suatu negara. Dengan Angkasa Pura I masuk ke dalam komite tersebut, maka aturan dan standard yang ditetapkan diharapkan sesuai dengan kondisi bandar-bandara di Indonesia.

Advertisement

"Kalau kita aktif di situ, suara kita terdengar. Karena standar bandara di suatu negara belum tentu sama dengan standar di negara lain. Mereka minta kita aktif bersuara, karena demografi dan geografi berbeda," tandas dia.

Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Angkasa Pura I berencana tambah 7 bandara kelolaan baru
Bandara baru Yogyakarta dirancang tahan gempa dahsyat dan tsunami
Angkasa Pura I siap kelola Bandara Sentani Jayapura dan Sis Al-Jufri Palu
Ingin mendunia, pengelola Bandara Adi Soemarmo datangkan ACI
Angkasa Pura I beri bantuan Rp 531 juta untuk korban gempa NTB
Angkasa Pura I raih penghargaan Transformasi Organisasi Terbaik II
Anak perusahaan AP I kelola parkir kebun binatang Solo

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.