ANTAM Tebar Dividen 100 Persen, Ini Rinciannya untuk Pemegang Saham
Dividen ini dibagikan 100 persen dari total laba bersih yang dibukukan perusahaan pada 2024.
PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) resmi membagikan dividen sebesar Rp3,6 triliun kepada para pemegang saham, atau setara Rp151,77 per lembar saham, untuk tahun buku 2024. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (12/6/2025).
Dividen ini dibagikan 100 persen dari total laba bersih yang dibukukan perusahaan pada 2024, yang mencapai Rp3,6 triliun. Langkah ini menunjukkan komitmen ANTAM dalam memberikan nilai tambah maksimal kepada para pemegang saham.
Sementara itu, pada sesi perdagangan hari yang sama, saham ANTM ditutup melemah 0,91 persen ke level Rp3.250 per saham.
Selama 2024, ANTAM mencatatkan kinerja positif dengan laba tahun berjalan (unaudited) mencapai Rp3,85 triliun, tumbuh 25 persen dibandingkan Rp3,08 triliun pada 2023. Seiring pertumbuhan laba tersebut, EBITDA perusahaan meningkat 3 persen menjadi Rp6,73 triliun dari Rp6,55 triliun pada tahun sebelumnya.
Kinerja ini didukung oleh peningkatan penjualan serta efisiensi beban usaha. ANTAM mencatat penurunan beban usaha sebesar 5 persen menjadi Rp3,50 triliun, terutama dari sisi logistik dan asuransi akibat terganggunya penjualan nikel dan bauksit karena kendala perizinan.
Pendapatan lain-lain perusahaan juga meningkat 31 persen menjadi Rp1,62 triliun. ANTAM pun mencatatkan kenaikan laba bersih per saham dasar sebesar 19 persen dari Rp128,07 menjadi Rp151,77 per saham pada 2024.
ANTAM turut mencatatkan rekor pendapatan tertinggi sepanjang sejarah, yakni sebesar Rp69,19 triliun. Sebanyak 92 persen dari pendapatan tersebut atau Rp63,96 triliun berasal dari penjualan domestik. Capaian ini naik signifikan 69 persen dibandingkan pendapatan 2023 yang sebesar Rp41,05 triliun.