LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Anjlok, Konsumsi Rumah Tangga Kuartal III 2021 Cuma 1,03 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal II-2021 hanya 1,03 persen. Angka ini lebih rendah dari capaian pada kuartal II-2021 sebesar 5,96 persen.

2021-11-05 10:14:02
Daya beli masyarakat
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal II-2021 hanya 1,03 persen. Angka ini lebih rendah dari capaian pada kuartal II-2021 sebesar 5,96 persen.

"Konsumsi rumah tangga tumbuhnya tipis 1,03 persen, mengalami perlambatan dari kuartal II yang tumbuhnya 5,96 persen," kata Ketua BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (5/11).

Kondisi ini dipicu terkontraksinya penjualan eceran untuk komoditas sandang seperti suku cadang dan aksesoris sebesar 14,27 persen, peralatan informasi 9,29 persen dan telekomunikasi 32,38 persen.

Advertisement

Sementara itu, untuk komoditas makanan minuman dan tembakau tumbuh 5,79 persen. Angka ini menguat dibandingkan kuartal III-2020.

Selain itu, jumlah penumpang kereta api dan pesawat domestik dan internasional juga mengalami kontraksi. Tercatat kontraksi penumpang angkutan rel hingga 40,10 persen dan penumpang pesawat 23,3 persen.

"Jumlah penumpang angkutan rel dan udara baik domestik dan internasional masing-masing terkontraksi sebesar 40,10 persen dan 23,30 persen," kata dia.

Advertisement

Selanjutnya

Meski begitu nilai transaksi uang elektronik, kartu debit dan kartu kredit tumbuh 9,42 persen. Capaian ini meningkat dibandingkan tahun lalu pada kuartal III yang mengalami kontraksi 8,75 persen.

"Nilai transaksi uang elektronik, kartu debit dan kartu kredit tumbuh 9,42 persen, menguat dibandingkan triwulan III-2020 yang terkontraksi sebesar 8,75 persen," kata dia.

Margo menambahkan, melemahnya konsumsi rumah tangga berpengaruh bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. "Jadi konsumsi rumah tangga ini berpengaruh besar bagi pertumbuhan ekonomi secara garis besar," kata dia.

Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2021 sebesar 1,55 persen (qtq) dan 3,51 persen (yoy). Sehingga secara kumulatif pertumbuhan ekonomi kuartal I-III tahun 2021 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 3,24 persen.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.