Anggur Hingga Kapal Penyelamat Penyebab Impor Oktober Meningkat
Impor bahan baku juga mengalami kenaikan sebesar 22,59 persen. Beberapa bahan utama yang diimpor yaitu besi, soyabean milk, batubara, rawsugar dari Thailand. Impor barang modal juga mengalami kenaikan meskipun pemerintah telah berupaya menunda pengerjaan beberapa infrastruktur.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor Indonesia pada Oktober 2018 sebesar USD 17,62 miliar. Impor ini berasal dari sektor migas mencapai USD 2,9 miliar naik sebesar 26,97 persen dan nonmigas USD 14,71 miliar naik 19,42 persen dibanding bulan sebelumnya.
Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto, mengatakan pada sektor nonmigas impor barang konsumsi menyumbang sebesar 8,25 persen. Adapun barang konsumsi yang diimpor adalah anggur, jeruk mandarin serta kapal penyelamat (lifeboat).
"Beberapa barang konsumsi yang meningkat pada Oktober adalah buah-buahan yaitu anggur dan jeruk mandarin, dan lifeboat. Konsumsi menyumbang 8,52 persen," ujar Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (15/11).
Impor bahan baku juga mengalami kenaikan sebesar 22,59 persen. Beberapa bahan utama yang diimpor yaitu besi, soyabean milk, batubara, rawsugar dari Thailand.
"Kita harapkan akan menggerakkan industri dalam negeri. Bahan baku kenaikannya ini ada beberapa bahan yang utama yaitu besi, soyabean milk, batubara, rawsugar dari Thailand. Yang kita gunakan memang sebagai bahan baku untuk menggerakkan industri dalam negeri," jelasnya.
Suhariyanto menambahkan, impor barang modal juga mengalami kenaikan meskipun pemerintah telah berupaya menunda pengerjaan beberapa infrastruktur yang menggunakan barang impor. Beberapa barang modal yang diimpor antara lain mesin uap, generator, deck kargo vessel, dan beberapa mesin lainnya.
"Meskipun pemerintah menunda beberapa proyek, tapi ada pembangunan infrastruktur yang berjalan sehingga butuh barang modal. Kenaikan impor barang modal kita harap akan berpengaruh besar ke komponen PMTB," jelasnya.
Baca juga:
Atasi Defisit Neraca Perdagangan, Menteri Jonan Minta RI Tiru Jepang
BPS Catat Impor Oktober Capai USD 17,62 M, Naik Akibat Sektor Migas
Neraca Perdagangan Oktober 2018 Desifit USD 1,82 Miliar
Ekspor Indonesia Oktober 2018 USD 15,80 Miliar, Naik 5,87 Persen Dari September
Kritik-kritik Keras Keluarga Soeharto pada Pemerintahan Jokowi
Sejak 2015, Ekspor Sektor Peternakan RI Capai Rp 30 Triliun
Cegah Harga Telur Naik, Kementan Didesak Segera Keluarkan Rekomendasi Impor Jagung