Anggaran untuk Gaji dan Tunjangan PNS Turun di 2022
Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa belanja pegawai merupakan salah satu perwujudan komitmen pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan aparatur negara.
Kementerian Keuangan menetapkan anggaran belanja pegawai K/L tahun depan sebesar Rp266,41 triliun. Anggaran belanja tersebut lebih rendah jika dibandingkan posisi tahun ini yang tercatat Rp267,96 triliun.
"Pada tahun 2022, anggaran untuk belanja pegawai K/L dialokasikan sebesar Rp266,41 triliun," tulis Buku Nota Keuangan, dikutip merdeka.com Senin (16/8).
Anggaran tersebut digunakan untuk pembayaran gaji dan tunjangan kinerja bagi para aparatur negara sesuai dengan capaian reformasi birokrasi dari masing-masing K/L.
Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa belanja pegawai merupakan salah satu perwujudan komitmen pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan aparatur negara.
Selain itu belanja pegawai juga merupakan instrumen strategis untuk mendorong produktivitas dan kinerja aparatur negara dalam menjalankan tugasnya.
Di tahun 2022 mendatang, belanja pegawai akan diarahkan untuk mendukung peningkatan profesionalisme, integritas, dan produktivitas pegawai dalam memberikan pelayanan publik.
Belanja pegawai juga ditujukan untuk pengendalian belanja dengan tetap mempertahankan daya beli dan konsumsi aparatur negara.
"Belanja pegawai dialokasikan guna melanjutkan pelaksanaan reformasi birokrasi dalam rangka peningkatan layanan kepada masyarakat dan peningkatan efisiensi belanja pegawai seiring dengan kebijakan digitalisasi," tulis buku Nota Keuangan tersebut.
Baca juga:
Penjelasan Sri Mulyani soal Anggaran Kesehatan Turun di 2022
Pemerintah akan Bangun 6 Bandara Baru dan 6.624 Km Jalur kereta Api di 2022
Pemerintah Patungan dengan BPJS Kesehatan Bayar Biaya Rawat Pasien Covid-19 di 2022
Sri Mulyani Buka Peluang Anggaran Penanganan Covid-19 Naik di 2022
Sri Mulyani: Covid-19 Masih Pengaruhi Desain APBN 2022
Ketua Banggar DPR: Pencapaian Target APBN 2022 Tergantung Penanganan Pandemi
Anggaran Kesehatan Kecil, Fokus Pemerintah Tangani Pandemi Dipertanyakan