LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ancaman Kenaikan Inflasi Berpotensi Naikkan Angka Kemiskinan

Ekonom senior Faisal Basri mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), jika tingkat inflasi tinggi akibat lonjakan harga pangan akan membuat angka kemiskinan meningkat di Indonesia. Dia memproyeksikan prosentase jumlah orang miskin akan bertambah menjadi dua angka.

2022-04-07 14:15:54
Kemiskinan
Advertisement

Ekonom senior Faisal Basri mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), jika tingkat inflasi tinggi akibat lonjakan harga pangan akan membuat angka kemiskinan meningkat di Indonesia. Dia memproyeksikan prosentase jumlah orang miskin akan bertambah menjadi dua angka.

"Jadi akan ada legacy (warisan) yang hilang kalau inflasi tinggi jumlah orang miskin akan double digit lagi. Padahal, Pak Jokowi mau menghilangkan kemiskinan ekstrem," kata Faisal dalam diskusi publik 'Harga Kian Mahal: Recovery Terganggu?', Kamis (7/4).

Menurutnya, konsumsi pangan Indonesia tergolong tinggi dengan tingkat pendapatan masyarakat yang masih rendah. Jika harga pangan bergejolak maka pengaruh kepada rakyat miskin akan sangat besar, dan akan menimbulkan gejolak sosial.

Advertisement

Menurutnya, tingkat kemiskinan kemungkinan besar akan meningkat saat inflasi tinggi. Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat 64 persen pengeluaran masyarakat miskin habis untuk beli makanan.

Jokowi Diminta Tak 3 Periode

Faisal paham, Presiden tengah berusaha untuk mengeluarkan Indonesia dari kemiskinan ekstrem. Dia pun berharap Presiden Jokowi cukup dua periode saja. Sebab, jika kepemimpinannya berlanjut menjadi 3 periode, dikhawatirkan beberapa program kerja dan lainnya akan menjadi buruk.

Advertisement

"Mudah-mudahan pak Jokowi tidak 3 periode atau ditambah masa jabatannya. Karena semakin ditambah masa jabatannya yang bagus menjadi jelek, maka pak Jokowi tidak menyisakan apa-apa selain kerusakan lingkungan dan utang yang menumpuk. Oleh karena itu kita sayang sama pak Jokowi sampai 2024," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.