Anak usaha Hutama Karya garap proyek Rp 23 T kawasan Suramadu
Anak usaha Hutama Karya garap proyek Rp 23 T kawasan Suramadu. HK Realtindo akan mengembangkan berbagai proyek kawasan kaki Jembatan Suramadu sisi Madura (KKJSM), di antaranya kawasan pariwisata, rest area, kawasan perumahan, industri, dua proyek CBD (Central Business District), dan area pendukung seperti hotel.
Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan anak perusahaan PT Hutama Karya (Persero), yakni PT Hutama Karya Realtindo, guna mengembangkan kawasan kaki Jembatan Suramadu sisi Madura (KKJSM) senilai Rp 23 triliun.
"Kami kerja sama untuk membangun kawasan di kaki Jembatan Suramadu. Yang dekat jembatan KKJSM, di situ ada wisata tidak hanya sendiri, dia buat konsorsium," kata Caretaker Deputi Perencanaan BPWS Agus Wahyudi di gedung BKPM, Jakarta, Senin (31/7).
Dia mengatakan, nantinya HK Realtindo akan mengembangkan berbagai proyek, di antaranya kawasan pariwisata, rest area, kawasan perumahan, kawasan industri, dua proyek CBD (Central Business District), dan area pendukung seperti hotel, jogging track.
"Jalan tol kita tidak termasuk, karena jalan tol kami tidak menawarkan langsung, tapi pengelola jalan tol, BPJT. Kita nanti perumahan, perkantoran,dan pergudangan juga bisa," imbuhnya.
Sementara itu, untuk Kawasan Khusus Madura (KKM) baru dilakukan studi kelaikan oleh investor asal Korea. Meski demikian, pihaknya belum mengetahui apakah kawasan tersebut akan dikelola oleh investor Korea atau akan ditawarkan pada investor lainnya.
"Kalau study kelaikan nanti hasilnya positif itu nanti membuat investor Korea itu juga akan percaya dengan hasil itu. Tapi belum tentu (dikelola Korea), nanti bisa kita tenderkan," pungkas Agus.
Sebelumnya, Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) yang didukung oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyelenggarakan Suramadu Investment Gathering, guna memasarkan proyek investasi senilai Rp 53,1 triliun yang terletak di sekitar Jembatan Suramadu. Terutama yang berada di dua lokasi kawasan, yakni Kawasan Khusus Madura (KKM) dan Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM).
Ada pun proyek-proyek yang ditawarkan adalah Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan dengan lahan 250 hektar dan estimasi nilai investasi mencapai Rp 17,2 triliun, Jalan Tol sepanjang 15,3 kilometer yang terletak dilokasi KKJSM dengan nilai investasi mencapai Rp 2,6 triliun.
Kawasan industri di Labang dengan luasan lahan 284 hektar dengan nilai investasi Rp 17,5 triliun, kemudian Kawasan Industri di Klampis seluas 356,7 hektar dengan perkiraan nilai investasi Rp 6,6 triliun.
Selain itu juga dua proyek CBD (Central Business District) dengan nilai investasi total Rp 4,5 triliun, kemudian dua proyek perumahan dengan total estimasi nilai investasi Rp 4 triliun. Selanjutnya pengembangan wilayah pantai untuk pariwisata dengan luas lahan 18,5 hektar senilai Rp 662 miliar, serta dua rest area seluas total 40 hektare dengan total nilai investasi Rp 150 miliar.
Baca juga:
Tiga ruas tol Trans Sumatera garapan Hutama Karya beroperasi di 2017
SMI beri utang HK Rp 1,1 T danai proyek tol Trans Sumatera
Kejagung resmi tunjuk PT Hutama Karya kelola proyek tol JORR seksi S
Anak usaha Hutama Karya siapkan Rp 440 miliar bangun proyek rumah
Jaksa tuntut mantan general manager PT Hutama Karya 5 tahun bui
Korupsi tempat diklat, 5 pegawai PT Hutama Karya diperiksa KPK
Pameran properti di JCC, HK Realtindo targetkan transaksi Rp 55 M