Amerika Serikat buka 255.000 lapangan kerja baru di Juli 2016
Pertumbuhan tenaga kerja tetap kuat.
Pasar tenaga Amerika Serikat (AS) mulai cerah di Juli lalu. Pertumbuhan ekonomi telah menambah 255.000 pekerja baru dan menekan angka pengangguran tetap di 4,9 persen. Angka ini jauh melampaui survei ekonom yang menyebut bahwa AS hanya menyerap 182.000 tenaga kerja.
"Pertumbuhan tenaga kerja tetap kuat," ucap Kepala Perusahaan Riset High Frequency Economics, Jim O'Sullivan seperti dikutip dari CNN, Senin (8/8).
Sepanjang tahun ini, AS telah membuka 1,3 juta lapangan pekerjaan. Ini menjadi sinyal perbaikan ekonomi, namun masih lebih lambat dibanding tahun lalu yang mencapai 1,6 juta.
Pertumbuhan upah menunjukkan tanda lebih baik dan upah naik 2,6 persen dibanding 2,2 persen di periode yang sama tahun lalu.
"Ini menuju ke arah yang lebih baik tapi perjalanannya masih panjang," ucap Kepala Ekonom di Departemen Tenaga Kerja, Heidi Shierholz.
Amerika saat ini fokus pada industri jasa seperti perbankan, kesehatan dan pendidikan. Negara Paman Sam mengurangi industri seperti manufaktur dan pertambangan.
Sektor pertambangan Amerika telah memecat sekitar 6.000 pekerja di Juli 2016.
Baca juga:
Cadangan devisa China anjlok jadi USD 3,2 triliun
Mengkhawatirkan, ekspor-impor China anjlok parah
Krisis ekonomi paksa wanita Venezuela lakukan operasi sterilisasi
Dana mengendap Rp 214 triliun, Presiden Jokowi tegur kepala daerah
Kisah tak berharganya uang sedunia, di RI sampai sempat dikilo
Rancang APBN 2017, Jokowi minta anak buah berhemat
Di Venezuela, uang Rp 26 juta hanya bisa membeli susu dan tepung