Alasan Ricky pencipta mobil listrik enggan kembali ke Jepang
Ricky: Bodoh banget saya kalau sampai balik lagi ke Jepang. Di sini ada kesempatan kenapa harus lari lagi.
Masa depan pengembangan program mobil listrik di Indonesia masih terkatung katung tanpa kejelasan. Meski begitu, Ricky Elson, salah satu pencipta mobil listrik mengaku akan tetap memperjuangkan kehadiran mobil listrik di Indonesia.
Padahal, pria asal Minangkabau ini sempat menuturkan bahwa belum lama ini dirinya mendapat perintah untuk kembali ke tempat kerjanya di Jepang. Pencipta mobil listrik Selo ini sebetulnya telah bekerja sebagai kepala Divisi penelitian dan pengembangan teknologi permanen magnet motor dan generator NIDEC Coorporation, Kyoto, Minamiku-kuzetonoshiro cho388, Jepang.
"Kemarin saya rencana ke Jepang bukan karena urusan mobil listrik, memang ada kaitan tapi itu bukan alasan utama. Sekarang saya putuskan tetap di Indonesia," ucap Ricky ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, selasa (15/4).
Meskipun pemerintah belum menunjukkan keseriusan menggarap mobil listrik, Ricky secara tegas menyatakan ingin tetap mengembangkannya sekaligus berkarya di tanah air.
"Memang di Jepang itu nyaman dan kehidupan teratur. Tapi itu bukan tujuan saya. Tugas saya belajar dulu di Jepang dan diterapkan Indonesia. Bodoh banget saya kalau sampai balik lagi ke Jepang. Di sini ada kesempatan kenapa harus lari lagi. Kalau masalah izin, selagi ada upaya pasti ada jalan," tegasnya.
Selama ini, Ricky cukup dekat dengan sosok Menteri BUMN Dahlan Iskan yang cukup rajin mempromosikan mobil listrik hasil karya Ricky. Dia memahami keinginan dan mimpi Dahlan agar mobil listrik menjadi masa depan di Indonesia.
"Saya mengerti Pak Dahlan sayang sama saya. Harapan Pak Dahlan sudah ada yang berkarya. Saya bukan menyalahkan siapa-siapa. Masalah ini harus diselesaikan bersama sama," tutupnya.
(mdk/noe)