LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Akibat laba bank BUMN, setoran dividen merosot

Setoran dividen badan usaha milik negara atau BUMN berpeluang merosot. Sebab, kinerja sejumlah bank pelat merah cenderung mengalami penurunan pada tahun lalu. Tahun 2016 ada peningkatan rasio NPL (Non Performing Loan) dan pertumbuhan kredit yang lebih lambat.

2017-02-16 20:35:04
Bank Indonesia
Advertisement

Setoran dividen badan usaha milik negara atau BUMN berpeluang merosot. Sebab, kinerja sejumlah bank pelat merah cenderung mengalami penurunan pada tahun lalu.

PT Bank Mandiri contohnya, hanya berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 13,8 triliun di akhir triwulan IV-2016. Angka laba ini turun 32,1 persen dibanding periode yang sama sebelumnya.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan pihaknya memahami bila terjadi profitabilitas daripada institusi menurun pada masa yang lalu. Sebab, tahun 2016 ada peningkatan rasio NPL (Non Performing Loan) dan pertumbuhan kredit yang lebih lambat.

Advertisement

"Saya tentu memahami kalau seandainya terjadi ada profitabilitas daripada institusi yang turun kita pahami. Karena tahun 2016 ada peningkatan rasio NPL dan ada pertumbuhan kredit yang lebih pelan," ujar Agus di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (16/2).

Agus menegaskan pemerintah belum berencana menambal kekurangan deviden tersebut dari APBN. Namun, pemerintah akan mencari penerimaan negara yang lain bila ternyata penerimaan deviden tidak cukup untuk negara.

"Enggak (tidak ada rencana menambal dari APBN). Kalau nanti turun, pembayaran dividen terpengaruh, pemerintah harus mencari penerimaan negara yang lain kalau seandainya penerimaan dari dividen tidak cukup," katanya.

Advertisement

Di tengah kondisi ini, lanjutnya, pihaknya akan mempertimbangkan pengaturan tingkat deviden yang akan dibayarkan oleh bank pelat merah kepada negara. "Kalau secara umum, kita hanya ingin kajian apakah kita akan mengatur atau tidak lembaga keuangan untuk menjaga tingkat dividen yang harus dibayarkan. Boleh dibayarkan untuk menjaga kesehatan daripada lembaga keuangan itu," pungkasnya.

Baca juga:
PT PP siapkan investasi Rp 21 triliun tahun ini
Bangun rumah murah di perkotaan, pemerintah gunakan lahan BUMN
Resmi mengorbit, satelit anyar Telkom telan biaya Rp 2,8 triliun
Pertamina buka lowongan kerja untuk lulusan D3 dan S1
DPR: Jangan kaget nanti ada BUMN banyak dijual
Setelah BRISat, BUMN Indonesia kembali luncurkan satelit
Menteri Rini tegaskan belum ada usulan untuk dirut baru Pertamina

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.