Akhir tahun, pemerintah proyeksi pariwisata RI tumbuh 5,8 persen
Ini diklaim lebih tinggi ketimbang pertumbuhan pariwisata di negara tetangga.
Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan pariwisata sebesar 5,81 persen hingga akhir tahun. Ini diklaim lebih tinggi ketimbang pertumbuhan pariwisata di negara tetangga.
Sebagai ilustrasi, industri pariwisata Malaysia sepanjang Januari-Juni 2015 tumbuh minus 9,43 persen.
"Begitu juga wisata Singapura negatif 0,09 persen (Januari-Oktober 2015), Vietnam negatif 1,27 persen (Januari-November 2015)," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya di kantornya, Jakarta, Rabu (30/12).
Pariwisata Indonesia, hanya kalah dari Thailand yang tumbuh mencapai 22,34 persen.
Menurut Arief, potensi pariwisata Indonesia belum tergarap optimal. Itu bisa terlihat dengan membandingkan destinasi wisata di Tanah Air dengan negara tetangga.
Semisal, tahun ini, Phuket Thailand dikunjungi sebanyak 9,5 juta wisatawan mancanegara, Penang Malaysia 5,5 juta wisatawan mancanegara, dan Angkor Wat Kamboja 1,7 wisatawan mancanegara.
"Sementara Indonesia memiliki Bali yang tahun ini dikunjungi 4 juta wisman, dan Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko dikunjungi sebanyak 471 ribu wisman dan 5 juta wisnus," jelas Arief.
Baca juga:
Kepulauan Raja Ampat diusulkan menjadi provinsi khusus pariwisata
Menpar Arif Yahya: Google mitra kami promosikan Indonesia
Masih 'perawan', Pantai Kutang Lamongan minim fasilitas
Hingga akhir tahun, pemerintah pede raup devisa pariwisata Rp 163 T
2016, pemerintah target 12 juta turis asing pelesir ke Indonesia
Pemerintah berambisi kalahkan pariwisata Malaysia tahun depan