LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Akhir Februari 2021, Belanja Pemerintah Sentuh Rp282,7 Triliun

Kementerian Keuangan mencatat belanja negara mencapai Rp282,7 triliun hingga akhir Februari 2020. Posisi ini meningkat sebesar 1,2 persen jika dibandingkan posisi periode sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp279,4 triliun.

2021-03-23 14:11:47
Penyerapan anggaran
Advertisement

Kementerian Keuangan mencatat belanja negara mencapai Rp282,7 triliun hingga akhir Februari 2020. Posisi ini meningkat sebesar 1,2 persen jika dibandingkan posisi periode sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp279,4 triliun.

"Belanja negara meningkat 1,2 persen tumbuhnya Rp282,7 triliun sudah dibelanjakan," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam konferensi pers APBN Kita, Edisi Maret, Selasa (23/3)

Bendahara negara itu merincikan, untuk belanja pemerintah pusat meningkat sebanyak 11,1 persen atau setara dengan Rp179,7 triliun. Sementara, pada periode sama tahun sebelumnya hanya mencapai Rp161,7 triliun.

Advertisement

"Pertumbuhannya yang hampir sama dengan tahun lalu. Rp179,7 triliun, naik dari Rp161,7 triliun," jelas dia.

Belanja pemerintah pusat terdiri dari belanja Kementerian atau Lembaga (KL) dan belanja non KL. Di mana keduanya sama-sama mengalami peningkatan masing-masing Rp97 triliun dan Rp82 triliun.

"Jadi dalam hal ini untuk belanja pemerintah pusat terjadi kenaikan yang bagus pada bulan Februari," imbuhnya.

Advertisement

Selanjutnya

Sementara, untuk Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) mengalami kontraksi sekitar 12,4 persen, atau setara dengan Rp103 triliun di Februari 2021. Menurun dibanding posisi periode sama tahun lalu yang sebesar Rp117 triliun.

Adapun untuk transfer ke daerah hingga akhir Februari baru mencapai sekitar Rp99,2 triliun. Angka ini menurun dari posisi periode sama tahun lalu yang mencapai Rp116,0 triliun.

Kemudian untuk transfer dana desa realisasinya baru mencapai 3,8 triliun. Posisi ini meningkat 130 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp1,7 triliun

"Ini memang kita ingin mengakselerasi belanja terutama untuk masyarakat terutama di desa sehingga bisa melindungi mereka dari tekanan covid yang masih berlangsung," tandasnya.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.