LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Airlangga Tegaskan Tidak Terjadi Deindustrialisasi Dini di Indonesia

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto membantah pernyataan yang menyebut bahwa Indonesia tengah mengalami deindustrialisasi dini. Dia menyebutkan sejumlah indikator yang menunjukkan tidak terjadi deindustrialisasi dini di Indonesia.

2019-05-01 15:48:02
Kemenperin
Advertisement

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto membantah pernyataan yang menyebut bahwa Indonesia tengah mengalami deindustrialisasi dini. Dia menyebutkan sejumlah indikator yang menunjukkan tidak terjadi deindustrialisasi dini di Indonesia.

"Standar norma baru harus diikuti. Kalau kita lihat industri saat sekarang itu basisnya adalah PMI purchase manager index, confident level pelaku industri. PMI indeks kita selalu di atas 50 kecuali bulan januari. Karena saat januari kontrak baru dikasih," tegas Airlangga saat ditemui, di JCC, Jakarta, Rabu (1/5).

Sebagai informasi, indeks manajer pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) manufaktur Indonesia pada Maret 2019 berada di level 51,2. Angka tersebut melonjak dari bulan sebelumnya yang berada di level 50,1.

Advertisement

Indikator lain yakni setoran pajak sektor industri pun yang tertinggi jika dibandingkan sektor lain. Ketua Umum Partai Golkar ini menyatakan bahwa kontribusi sektor industri terhadap penerimaan pajak mencapai 30 persen.

"Kontributor pajak terbesar itu sektor industri, 30 persen. Itu keseluruhan, kelapa sawit, otomotif, kimia, segala macam, jadi termasuk fesyen. Ini agregatnya 30 persen dari pajak nasional. Yang bayar PPn juga produk industri, karena PPn itu kan pajak pertambahan nilai di setiap bahan," jelas dia.

"Cukai di atas Rp 160 triliun, 95 persen (disumbang) industri. Sektor formal yang kerja 17 juta di sektor industri. Jadi yang disampaikan itu dari berbagai kriteria tidak memenuhi syarat (bahwa tengah terjadi deindustrialisasi dini)," kata dia.

Advertisement

Sementara terkait share sektor industri pada PDB (Produk Domestik Bruto) yang sebesar 20 persen, menurut Airlangga, angka tersebut merupakan angka yang tinggi jika dibandingkan dengan negara lain.

"Share PDB 20 persen itu nomor 4 tertinggi di dunia. Jerman dan Indonesia sama. Apakah bisa dibilang Jerman deindustrialisasi? Cina 29 persen, yang di atas 30 persen negara G20 tidak ada. Jadi ada itu yang dilihat tahun 2000-an, bukan 2019. Tidak ada deindustrialisasi dini, itu kontribusi terbesar," tandasnya.

Baca juga:
Kemenperin Target Pertumbuhan Industri Muslim di Atas 18 Persen di 2019
Pelaku Usaha Beberkan Keuntungan Bahan Baku Impor bagi Industri Domestik
Kebutuhan Tenaga Kerja Industri Naik 8 Persen Hingga 2035
Dukung Industri 4.0, PLN Siap Pasok Tambahan Listrik Kawasan Industri
Pemerintah Genjot Kualitas SDM Kembangkan Nilai Tambah Industri Tanah Air
Dibuka Menperin Airlangga, IIMS 2019 Ditargetkan Raup Transaksi Rp 4 Triliun

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.