Airlangga Soal Neraca Dagang Surplus: Ada Penguatan Fundamental Pemulihan Ekonomi
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan neraca perdagangan yang kembali surplus pada Juli 2021 menunjukkan adanya penguatan fundamental pemulihan ekonomi. Sehingga, permintaan ekonomi global dan domestik juga ikut membaik.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan neraca perdagangan yang kembali surplus pada Juli 2021 menunjukkan adanya penguatan fundamental pemulihan ekonomi. Sehingga, permintaan ekonomi global dan domestik juga ikut membaik.
"Melesatnya pertumbuhan ekspor dan impor menunjukkan penguatan fundamental pemulihan ekonomi akibat membaiknya permintaan ekonomi global dan domestik," kata Airlangga dikutip Antara, Kamis (19/8).
Untuk meningkatkan performa pada ekspor dan impor, Indonesia akan terus melakukan optimalisasi pada setiap perjanjian kerja sama internasional yang telah diberlakukan.
Performa ekspor dan impor yang masing-masing tumbuh tumbuh 29,32 persen (yoy) dan 44,44 persen (yoy) sejalan dengan neraca perdagangan Indonesia yang kembali mengalami surplus sebesar USD2,59 miliar pada Juli 2021.
Ini menjadi surplus Indonesia secara 15 bulan berturut-turut sejak bulan Mei 2020. Surplus tersebut khususnya dialami Indonesia dengan beberapa mitra dagang utama, seperti Amerika Serikat USD1,27 miliar, Filipina USD0,53 miliar dan Malaysia USD0,40 miliar. Sedangkan, defisit masih terjadi dengan China USD0,84 miliar, Australia USD0,45 miliar dan Thailand USD0,27 miliar.
Airlangga menyampaikan, performa perdagangan internasional Indonesia yang tetap kokoh tersebut akan menjadi penopang ketahanan sektor eksternal Indonesia sekaligus menjadi engine pertumbuhan ekonomi ke depan.
"Pemerintah akan terus menciptakan ekosistem yang kondusif guna mempertahankan performa ekspor dan impor melalui insentif-insentif bagi dunia usaha dan melalui penanganan COVID-19 yang efektif dan terukur," tutur dia.
Baca juga:
BPS Catat Neraca Perdagangan Surplus USD2,59 Miliar di Juli 2021
Impor Indonesia Turun 12,22 Persen Sepanjang Juli 2021
Juli 2021, Ekspor Turun 4,53 Persen Jadi USD17,70 Miliar
Defisit Perdagangan dengan China 2021 Bisa jadi yang Terkecil dalam 10 Tahun Terakhir
Neraca Perdagangan Terancam Defisit Akibat Penanganan Covid-19 Belum Maksimal
Menko Airlangga Sebut Surplus Neraca Perdagangan Potret Pemulihan Ekonomi Indonesia