LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Airlangga Gelar Rapat Bahas Penanganan Virus Corona

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin dan Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo melakukan rapat pemulihan ekonomi dan Covid-19.

2020-07-21 14:50:48
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin dan Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo melakukan rapat pemulihan ekonomi dan Covid-19.

Airlangga menjelaskan, rapat pertama tim pemulihan ekonomi kali ini membahas anggaran pemerintah, perencanaan pengembangan vaksin, hingga penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi.

"Kami membahas hal-hal yang terkait dengan anggaran pemerintah terutama akan dibahas dengan Kementerian Keuangan dan Bappenas terkait dengan program multi years. Lalu program dari pengembangan RnD maupun pengembangan distribusi perizinan vaksin, kemudian juga tentu terkait dengan Pilkada perlu sosialisasi yang masih terutama ada 8 daerah yang masih dalam kondisi merah," jelas Airlangga di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (21/7).

Advertisement

Airlangga melanjutkan, dengan tim yang terpadu, diharapkan kegiatan penanggulangan Covid-19 dan koordinasi pemulihan sekaligus transformasi ekonomi akan menjadi bagian kebijakan anggaran ke depan. Adapun, pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19 membutuhkan perencanaan jangka menengah dan akan segera disiapkan oleh tim tersebut.

"Tentu strategi utama yang terkait dengan surveilance (pengawasan), tes lacak kontak dan isolasi itu terus dijalankan, dan juga terkait dengan protokol cuci tangan, pemakaian masker dan jaga jarak tentu melibatkan seluruh stakeholder dan masyarakat," ujarnya.

Pemerintah juga terus mendorong agar ketersediaan vaksin maupun ketersediaan obat-obatan dan antibodi terjaga. Tak lupa, penyaluran stimulus fiskal juga akan selalu dimonitor, serta belanja kesehatan akan diprioritaskan kepada produk-produk dalam negeri.

Advertisement

"Kami lihat stimulus fiskal yang ada kita monitor agar sampai akhir tahun belanja negara di atas Rp 1.000 triliun direalisasi dalam 6 bulan, baik Kementerian/Lembaga, Non Kementerian/Lembaga dan Pemda. Pemerintah juga siapkan agar daerah bisa melakukan pinjaman melalui program dalam PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) melalui PT SMI," jelasnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Gugus Tugas Harap Vaksin Bisa Diproduksi di Awal Tahun 2021
Menkes Terawan Siapkan Anggaran Usai Uji Klinis Vaksin Sinovac Tahap 3 Rampung
Jokowi Dukung Uji Klinis Tahap 3 Vaksin Covid-19 Sinovac dari China
Ajak Luna Maya, Bima Arya Kenalkan Wisata Alam Bogor yang Aman di Masa Pandemi Corona
19.915 Pesantren di Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal
Masuk Zona Merah Covid-19, 20 Gereja di Keuskupan Agung Semarang Tunda Misa

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.