LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Airlangga Bantah Pemerintah Tak Prioritaskan Sektor Pertanian

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan Pemerintah Pusat memberikan perhatian khusus kepada sektor pertanian. Tercermin dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk sektor ketahanan pangan tahun 2023 sebesar Rp104,2 triliun.

2023-04-05 14:16:36
pertanian
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan Pemerintah Pusat memberikan perhatian khusus kepada sektor pertanian. Tercermin dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk sektor ketahanan pangan tahun 2023 sebesar Rp104,2 triliun.

Hal ini menanggapi pernyataan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum yang membeberkan penyebab tingkat inflasi daerah yang tak kunjung menemukan titik temu. Dia menyebut kenaikan harga pangan karena Pemerintah kurang memberikan perhatian kepada sektor pertanian yang menjadi kunci pengendalian tingkat inflasi pangan.

"Anggaran ketahanan pangan tahun ini 104,2 triliun," kata Airlangga saat memberikan sambutan dalam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Kantor Bupati Purwakarta, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (5/4).

Advertisement

Dana tersebut diberikan Pemerintah RI khusus untuk pengendalian inflasi dan ketahanan pangan. Dalam program tersebut, alokasi Rp104,2 triliun digunakan untuk penguatan sektor pertanian dan penguatan cadangan pangan.

Pada program penguatan sektor pertanian, pemerintah melakukan pengembangan budidaya pertanian dan food estate, penguatan infrastruktur dan sarana-prasarana pertanian. Kemudian subsidi pupuk, subsidi bunga kredit, DAK fisik untuk pertanian, DAK nonfisik untuk ketahanan pangan serta ketahanan pangan rumah tangga.

Termasuk juga untuk dana desa ketahanan pangan dengan alokasi 20 persen untuk program ketahanan pangan. Sementara itu untuk program penguatan cadangan pangan diberikan dalam bentuk alokasi cadangan beras pemerintah (CBP) dan Cadangan Stabilitas Harga Pangan (CSHP).

Advertisement

"Jadi Pak Uu, ini perhatian utama Pemerintah, bukan yang nomor 3,4 dan 5, tapi perhatian utama karena mengalokasikan Rp104,2 triliun," kata dia.

Dia menambahkan, pemerintah akan memegang komitmen mendukung sarana dan prasarana jalan untuk mendukung instruksi Presiden tengah jalan. Pemerintah akan menggelontorkan dana sebesar Rp32 triliun dan akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.

"Tahun depan dilanjutkan agar jalan utama, jalan tersier dan sekunder ini terhubung terutama untuk sentra-sentra industri, ekonomi dan pertanian," kata Airlangga.

Baca juga:
Wagub Jabar Ungkap Sektor Pertanian Belum Jadi Program Prioritas Pemerintah
Jokowi: Penyerapan Beras Bulog di Sulawesi Selatan Turun Drastis
Jokowi Bersyukur Maros Bisa Panen Raya Padi meski Dua Kali Diterjang Banjir
Rampung 2027, Pabrik Urea di Fakfak Perkuat Pupuk Kaltim di Rantai Pasok Dunia
Naik 137 Persen, Laba Pupuk Kaltim Capai Rp14,59 Triliun di 2022
Disrupsi Pangan Global Jadi Peluang Pupuk Kaltim Genjot Produksi

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.