LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Asia-Pasifik 2022 Jadi 4,2 Persen

Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) merevisi pertumbuhan ekonomi Asia dan Pasifik tahun ini. ABD meramalkan pertumbuhan ekonomi kawasan Asia-Pasifik tahun ini hanya akan tumbuh 4,2 persen dari sebelumnya akan tumbuh 4,3 persen.

2022-12-15 10:21:17
Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement

Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) merevisi pertumbuhan ekonomi Asia dan Pasifik tahun ini. ABD meramalkan pertumbuhan ekonomi kawasan Asia-Pasifik tahun ini hanya akan tumbuh 4,2 persen dari sebelumnya akan tumbuh 4,3 persen.

"Asia dan Pasifik akan terus pulih, tetapi kondisi global yang memburuk menunjukkan bahwa momentum di kawasan ini akan melambat seiring kita menyongsong tahun baru," kata Kepala Ekonom ADB, Albert Park dalam keterangan resmi yang diterima merdeka.com, Jakarta, Kamis (15/12).

Albert membeberkan direvisinya pertumbuhan ekonomi kawasan ini karena banyaknya pengetatan kebijakan moneter di bank sentral masing-masing negara. Kemudian masih ada ya dampak invasi yang dilakukan Rusia kepada Ukraina.

Advertisement

Tak terkecuali kebijakan penguncian wilayah (lockdown) yang dijalankan China. Beberapa hal tersebut menjadi kontributor melambatnya pertumbuhan ekonomi kawasan Asia-Pasifik. "Ini telah memperlambat pemulihan kawasan Asia yang sedang berkembang," ungkapnya.

Sementara itu dari sisi tingkat inflasi, tahun ini Asia-Pasifik diperkirakan lebih rendah dari proyeksi sebelumnya. Secara tahunan inflasi kawasan akan berada di level 4,4 persen dari sebelumnya di level 4,5 persen.

Meski begitu, ADB meyakini pertumbuhan ekonomi pada 2023 kawasan Asia-Pasifik akan bangkit. Tercermin dari proyeksi pertumbuhan ekonomi di tahun 2023 yang lebih tinggi dari 2022.

Advertisement

ADB memprediksi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023 sebesar 4,6 persen, lebih tinggi dari prediksi pertumbuhan 2022 sebesar 4,2 persen. Sementara itu terkait tingkat inflasi kawasan Asia Pasifik diproyeksikan ada di level 4,0 persen. Inflasi tahun depan akan makin terkendali dibandingkan tahun ini yang akan berada di level 4,2 persen.

"ADB menaikkan proyeksinya untuk tahun depan menjadi 4,2 persen dari sebelumnya 4,0 persen akibat berlanjutnya tekanan inflasi dari energi dan pangan," pungkasnya.

Baca juga:
Indonesia Harus Waspadai 5 Masalah Ekonomi Global
Industri Kreatif Berpotensi Sumbang PDB Hingga 6,98 Persen
Korupsi Jadi Penyakit Utama Buruknya Perekonomian Suatu Negara
Mengungkap Penyebab Perlambatan Ekonomi Global
RUU P2SK Bisa Genjot PDB RI Hingga Rp24.000 Triliun di 2030
Gibran Klaim Dampak Tasyakuran Pernikahan Kaesang-Erina Luar Biasa

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.