ADB proyeksi ekonomi Asia tumbuh 5,9 persen tahun ini
Asian Development Bank (ADB) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi kawasan Asia pada 2017 dari 5,7 persen menjadi 5,9 persen. Selain itu, ADB juga merevisi target pertumbuhan ekonomi Asia tahun depan dari 5,7 persen menjadi 5,8 persen.
Asian Development Bank (ADB) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi kawasan Asia pada 2017 dari 5,7 persen menjadi 5,9 persen. Selain itu, ADB juga merevisi target pertumbuhan ekonomi Asia tahun depan dari 5,7 persen menjadi 5,8 persen.
Ekonom ADB, Yasuyuki Sawada mengatakan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia sedang berkembang dengan baik. Didukung oleh kebangkitan perdagangan dunia dan momentum yang kuat di China.
"Harapan pertumbuhan di kawasan Asia yang sedang berkembang kian membaik. Pertumbuhan di kawasan Asia yang sedang berkembang terangkat berkat pulihnya perdagangan," ujar Yasuyuki di Kantornya, Jakarta, Selasa (26/9).
Yasuyuki mengatakan negara-negara berkembang di kawasan Asia dan Pasifik harus memanfaatkan prospek ekonomi jangka pendek yang menguntungkan tersebut. Negara negara tersebut harus dapat melakukan reformasi guna meningkatkan produktivitas.
"Harus dapat memanfaatkan kondisi yang menguntungkan ini. Caranya dengan melakukan reformasi dengan berinvestasi pada infrastruktur yang sangat dibutuhkan. Dan mempertahankan manajemen makroekonomi yang baik," jelasnya.
Yasuyuki menambahkan Asia Tenggara siap tumbuh lebih kuat seiring kenaikan keluaran secara perlahan dari 5 persen pada 2017 menjadi 5,1 persen pada 2018, meningkat dari perkiraan sebelumnya sebesar 4,8 persen dan 5 persen.
"Peningkatan ekspor dari Singapura dan Malaysia akan menjadi ujung tombak pertumbuhan kawasan ini, sementara prakiraan bagi lndonesia dan Thailand masih sama seperti sebelumnya," tandasnya.
Baca juga:
10 Bandara alternatif disiapkan antisipasi saat Gunung Agung erupsi
Suku bunga BI turun, ADB prediksi pertumbuhan kredit membaik di 2018
Inflasi RI diprediksi 4 persen tahun ini dan 3,7 persen pada 2018
Oktober, Menteri Jonan sebut akan ada perjanjian listrik EBT baru capai 300 MW
BPS maksimalkan penggunaan teknologi sajikan data berkualitas
ADB prediksi pertumbuhan ekonomi RI capai 5,3 persen di 2018