LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

ADB Dorong Negara di Asia Tenggara Perluas Investasi Infrastruktur Digital

Presiden Asian Development Bank (ADB), Masatsugu Asakawa mendorong negara-negara di Asia Tenggara untuk memperluas investasi pada infrastruktur digital. Sebab, dia berpandangan akses ke teknologi menjadi peran penting dalam upaya pemulihan dari pandemi Covid-19.

2020-10-21 12:23:20
Asian Development Bank
Advertisement

Presiden Asian Development Bank (ADB), Masatsugu Asakawa mendorong negara-negara di Asia Tenggara untuk memperluas investasi pada infrastruktur digital. Sebab, dia berpandangan akses ke teknologi menjadi peran penting dalam upaya pemulihan dari pandemi Covid-19.

"Kita harus mengatasi kesenjangan digital dan meningkatkan investasi di infrastruktur digital, dengan membangun lebih banyak lagi jaringan pita lebar dengan kualitas yang lebih tinggi, serta memastikan akses dan cakupan internet dengan harga terjangkau," kata dia dalam pidato utama pada Simposium Pembangunan Asia Tenggara, Rabu (21/10).

Dia meyakini melalui investasi infrastruktur digital dapat meningkatkan akses ke layanan sosial dasar, seperti kesehatan dan pendidikan, serta akses ke layanan keuangan. Investasi semacam itu akan membuat negara-negara lebih siap untuk mengatasi ketimpangan pendapatan dan disparitas peluang akibat pandemi.

Advertisement

Di samping itu, Masatsugu juga menekankan lima bidang kebijakan penting yang dapat mendukung perekonomian negara berkembang di Asia Tenggara. Salah satunya mengatasi disparitas regional dan memastikan akses yang lebih adil ke teknologi, termasuk perluasan investasi pada infrastruktur digital untuk mengatasi kesenjangan digital, sambil turut meningkatkan keamanan siber.

Kedua, memfasilitasi pemulihan yang hijau dan berdaya tahan dengan mendorong investasi yang menggerakan kegiatan perekonomian menuju praktik-praktik rendah karbon dan berdaya tahan.

Ketiga, memperkuat kerja sama dan integrasi regional dengan meningkatkan konektivitas digital lintas batas negara, sistem pabean elektronik (e-customs), dan sistem pelacakan kargo elektronik. Keempat, memperdalam kapasitas kelembagaan untuk memobilisasi sumber daya domestik guna membiayai layanan publik, sembari memastikan keberlanjutan utang.

Advertisement

Kelima, menginkubasi, mengembangkan, dan mengumpulkan usaha kecil dan menengah (UKM) dengan kewirausahaan dan teknologi, yang didukung oleh ekosistem keuangan, akademis, dan dunia usaha yang disatukan guna membantu menyiapkan pertumbuhan berbasis teknologi.

Baca juga:
Sri Mulyani: Teknologi Bantu Banyak Masyarakat di Tengah Pandemi
3 Tantangan Besar Peningkatan Inklusi Keuangan Indonesia
Menkeu Sebut Industri Farmasi Hingga Makanan Bakal Tumbuh Tinggi Usai Pandemi
Genjot Daya Saing, Sektor Jasa Diimbau Terapkan Digitalisasi
Pemerintah Target Potensi Ekonomi Digital RI Capai USD 133 Miliar di 2025
Pemanfaatan Omnichannel Jadi Andalan Ritel Bertahan di Tengah Pandemi

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.