LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Adaro klaim pasok batu bara untuk produksi listrik RI lampaui kewajiban

Direktur PT Adaro Indonesia, Lie Luckman, mengatakan batu bara Domestic Market Obligation (DMO) untuk kelistrikan yang dipasok perusahaannya melampaui target 25 persen yang telah ditetapkan Kementerian ESDM. Dari 3,5 juta ton menjadi 4,1 juta ton.

2018-05-24 18:48:14
Adaro
Advertisement

Direktur PT Adaro Indonesia, Lie Luckman, mengatakan batu bara Domestic Market Obligation (DMO) untuk kelistrikan yang dipasok perusahaannya melampaui target 25 persen yang telah ditetapkan Kementerian ESDM.

Dia menjelaskan, rencana produksi batu bara hingga April tahun ini sebanyak 14,1 juta ton. Dengan perhitungan 25 persen untuk DMO, maka pihaknya harus memasok 3,5 juta ton. Kenyataannya realisasi batu bara untuk DMO hingga April 2018 sebanyak 4,1 juta ton.

"Januari-April rencana produksi 14,1 juta ton. Jadi 25 persennya 3,5 juta ton. Pemenuhan DMO periode Januari-April mencapai 4,1 juta. Sehingga sekitar 580.000 MT lebih tinggi daripada rencana," ungkapnya di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI, Jakarta, Kamis (24/5).

Advertisement

Saat ini, batu bara yang diproduksi Adaro dipasok ke 8 pembangkit listrik, seperti Cirebon Electric Power, General Energi Bali, PLTU Paiton, Jawa Power, PJB Indonesia Power, dan PLTU Jeneponto.

"Ke semua (pembangkit) itu sesuai permintaan yang kami dapatkan. Selalu ada koordinasi antara kami dengan pembangkit listrik yang kami supply. Selalu ada komunikasi berkala. Jadi kami sudah penuhi semua permintaan PLTU tersebut," tandasnya.

Lukman mengatakan rencana produksi batu bara Adaro Indonesia di tahun 2018 sebesar 50 juta ton. Dengan demikian jumlah batu bara yang harus dipasok untuk kelistrikan sebanyak 12,5 juta ton yang lain merupakan 25 persen dari total produksi.

Advertisement

Baca juga:
Penggunaan batu bara untuk produksi listrik capai 32,6 juta ton
Ini alternatif pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur listrik di Tanah Air
Pembangkit 35.000 beroperasi, tarif listrik 2019 lebih murah
Pembangunan pembangkit nuklir di RI menuai penolakan, ini sebabnya
PLTGU Jawa 2 senilai Rp 6,1 T resmi beroperasi pada 10 Juni 2018

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.