Ada potensi calon titipan dalam lelang jabatan dirjen pajak
Asalkan memiliki kriteria, kredibilitas dan kompetensi yang dibutuhkan.
Ekonom Mangasa A Sipahutar melihat proses lelang jabatan direktur jenderal (dirjen) pajak yang dilakukan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berpotensi melahirkan pemimpin titipan. Ini bisa saja terjadi jika panitia seleksi (pansel) tak transparan pada publik.
"Pelelangan itu kan siapapun bisa melamar di situ. Kalau titipan, dimana pun ada titipan. Kenapa? Orang juga punya kepentingan terhadap direktur yang akan dipilih," ujarnya di Warung Daun Cikini, Jakarta, Minggu (23/11).
Namun dia tidak memandang buruk calon-calon titipan. Asalkan memiliki kriteria, kredibilitas dan kompetensi yang dibutuhkan. Setidaknya bisa menjawab tantangan dengan menggenjot penerimaan pajak lebih baik dari sebelumnya.
"Titipan dalam artian kepentingan yang positif tidak masalah menurut saya. Kalau dari perpajakan saya hanya menyoroti banyak kasus penggelapan pajak," jelas dia.
Banyak kasus penggelapan pajak harus diatasi. Selama ini sistem yang dijalankan di direktorat jenderal pajak belum maksimal.
"Sehingga orang atau petugas bisa tanpa kendali melakukan penggelapan. Ini bisa diminimalisir dengan sistem, tapi sebaik apapun tetap yang gunakan manusia, sehingga manusianya pun harus baik," ungkapnya.