Ada peralihan industri, penyerapan tenaga kerja tahun ini menurun
Tercatat, penyerapan tenaga kerja mencapai 276.123 orang. Sedangkan, triwulan III-2015 mampu menyerap 373.540 tenaga kerja.
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat penyerapan tenaga kerja Indonesia mengalami penurunan pada triwulan III-2016 dibanding periode yang sama tahun lalu. Tercatat, penyerapan tenaga kerja mencapai 276.123 orang. Sedangkan, triwulan III-2015 mampu menyerap 373.540 tenaga kerja.
Deputi Bidang Pengendalian, Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis, mengatakan dari penyerapan tersebut, terdiri dari 94.523 orang yang diserap proyek PMDN. Sementara, 183.609 orang berhasil terserap proyek PMA.
"Ini memang mengalami penurunan, karena banyak proyek-proyek padat karya yang beralih ke proyek-proyek industri padat modal," kata Azhar di Jakarta, Kamis (27/10).
Sebelumnya, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi pada triwulan III-2016 sebesar Rp 453,4 triliun, meningkat 13,4 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 400 triliun.
Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM M Azhar Lubis menjelaskan realisasi penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp 295,2 triliun, atau meningkat 10,6 persen dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 266,8 triliun. Sementara realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp 158,2 triliun, atau naik 18,8 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp 133,2 triliun.
Baca juga:
Jokowi bikin pengangguran berkurang namun upah buruh menurun
Pemkab Cilacap minta tenaker proyek PLTU Jateng II dari dalam negeri
Mogok kerja tuntut naik upah, 18 tenaga medis RSUD Mukomuko dipecat
PLN: Sepertiga pekerja di PLTU Cilacap berasal dari China
Menkeu sebut hidup 5,8 juta penduduk bergantung pada industri rokok
ESDM: Proyek 35.000 MW butuh 46.000 tenaga kerja
ESDM gandeng Kemendikbud agar lulusan SMK bisa kerja di 35.000 MW