Ada impor daging kerbau dari India, stok aman hingga akhir tahun
"Tentang ketersediaan stok daging, kita aman, kan kita sudah tahu juga ada yang importasi daging kerbau dari India."
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan menyebut stok daging nasional aman hingga akhir 2016 nanti. Kebutuhan daging masyarakat ditutupi impor daging kerbau dari India.
"Tentang ketersediaan stok daging, kita aman, kan kita sudah tahu juga ada yang importasi daging kerbau dari India," katanya di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (28/10).
Dengan banyaknya stok, Oke optimis harga daging akan segera turun menjadi di bawah Rp 100.000 per kilogram. "Tapi dalam waktu dekat kita harus menurunkan dengan target di bawah Rp 100.000," jelasnya.
Selain daging, harga pangan seperti beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, jagung dan kedelai diklaim juga akan akan bergerak normal hingga akhir tahun nanti.
"Termasuk harga daging sapi stabil, yang mengalami kenaikan hanya cabai terutama di daerah Aceh yang mencapai Rp 80.000 per kg,"
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Dodi Edward mengaku telah menghitung stok daging dan pangan untuk kesiapan Natal dan Tahun Baru.
"Yang lain juga kita ada yang secara reguler itu impor daging. Nah ini juga tentunya porsi itu bisa menambah daripada kebutuhan daging secara keseluruhan. kalau itu perhitungannya, kita untuk hari raya ke depan natalan dan tahun baru diperkirakan bisa stabil," jelasnya.
Baca juga:
Kemendag akan terbitkan izin impor sapi 123.800 ekor
Ini alasan di balik melonjaknya harga cabai jadi Rp 80.000 per kg
Mendag: Sudah 2 tahun, Jokowi masih tegur kami soal harga pangan
Pasokan aman, pemerintah tak bakal impor dalam waktu dekat
Ekspor kopi di TEI capai nilai USD 55,30 juta, terbesar untuk Mesir