610 Km Ruas Tol Baru Siap Beroperasi di 2019
Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ranto Parlindungan Rajagukguk mengatakan, pihaknya siap mengoperasikan sepanjang 610 km ruas tol baru pada 2019. Sementara itu, sepanjang 167,4 km tol baru sudah beroperasi hingga April 2019.
Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ranto Parlindungan Rajagukguk mengatakan, pihaknya siap mengoperasikan sepanjang 610 km ruas tol baru pada 2019. Sementara itu, sepanjang 167,4 km tol baru sudah beroperasi hingga April 2019.
"Jadi untuk 2019, dari Januari-April yang sudah beroperasi itu ada 167,4 km," ucap dia di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (22/4).
Dia menyebutkan, jalan tol yang telah dioperasikan antara lain ruas Bakauheni-Terbanggi Besar segmen Simpang Susun (SS) Bakauheni-SS Lematang dan SS Kotabaru-SS Terbanggi Besar sepanjang 127 km, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi seksi 7 sepanjang 9,1 km, dan Pasuruan-Probolinggo seksi 1-3 sepanjang 31,3 km.
Berdasarkan perhitungan sejak periode 2015 sampai April 2019, jalan tol baru yang telah dioperasikan sendiri sudah mencapai 949 km.
Sedangkan berdasarkan data BPJT, akan ada tambahan sepanjang 610 km dari ruas tol baru yang target bisa beroperasi hingga akhir tahun ini.
Berikut jadwal dan daftar jalan tol tambahan yang ditargetkan bisa beroperasi pada Mei-Desember 2019:
Mei 2019
Cinere-Jagorawi Seksi II (5,5 km)
Juni 2019
Kunciran-Serpong (11,1 km)
Cibitung-Cilincing seksi IA (20,7 km)
Pandaan-Malang Seksi V (2,4 km)
Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (185 km)
Cinere-Serpong Seksi I dan II (10,1 km)
Kayu Agung-Palembang-Betung Seksi I (33,5 km)
Juli 2019
Depok-Antasari Seksi II (6,3 km)
Balikpapan-Samarinda Seksi II-IVA, IVB (88,5 km)
Manado-Bitung Seksi IA-IIA (25,5 km)
Agustus 2019
Kriyan-Legundi-Bunder-Manya Seksi II-III (14,7 km)
Balikpapan-Samarinda Seksi V (11,1 km)
September 2019
Cileunyi-Sumedang-Dawuan Seksi II (17,1 km)
Cileunyi-Sumedang-Dawuan Seksi III (4,1km)
Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Seksi IA dan IIA (8,1 km)
Oktober 2019
6 ruas tol DKI Jakarta seksi IA (9,3 km)
Jakarta-Cikampek II Elevated (36,4 km)
November 2019
Cengkareng-Kunciran Seksi I-IV (14,2 km)
Cibitung-Cilincing Seksi III-IV (15,3 km)
Desember 2019
Kriyan-Legundi-Bunder-Manyar Seksi I (10,6 km)
Pekanbaru-Dumai Seksi I-II (32,8 km)
Medan-Binjai Seksi I (4,3 km)
Cimanggis-Cibitung Seksi IB-IIA (19,8 km)
Manado-Bitung Seksi IIB (13,5 km)
Serang-Panimbang Seksi I (10 km)
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Menhub Budi Sebut Tol Layang Jakarta-Cikampek Tidak Beroperasi Lebaran Tahun Ini
Kurangi Kemacetan Saat Mudik, Kemenhub Akan Batasi Kendaraan Barang di 6 Jalan Tol
Perbaikan Infrastruktur dan Birokrasi jadi Harapan & Tantangan Presiden Terpilih
Pemerintah Beri Diskon Tarif Jalan Tol Saat Mudik Lebaran
Tol Solo - Yogyakarta Dibangun Tahun Ini
Tekan Biaya Logistik, Pemerintah Diminta Bangun Klaster Permukiman Sekitar Tol