5 Tips guna mengetahui pengembang perumahan dapat dipercaya
"Sebaiknya teliti dahulu sebelum memutuskan membeli. Jangan karena melihat lokasinya bagus, langsung tertarik."
Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai pengembang nakal. Hal ini terkait beberapa laporan masyarakat ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen belum lama ini. Pengembang dikatakan kredibel manakala mampu mengelola usaha dengan baik. Bagaimana caranya? Tidak adanya rasa percaya pada pengembang akan membuat Anda ragu. Rasa ragu akan membuahkan prasangka-prasangka yang buruk dapat menghambat langkah Anda. Sangat penting mengecek status keanggota REI utnuk memberikan solusi jika ke depannya Anda menemukan masalah berhubungan dengan pengembang. Banyak bank brekredibilitas tinggi yang bekerja sama menjadi salah satu poin memilih pengembang. Pada saat Anda hendak membeli rumah baru, pastikan pengembang tersebut memiliki rumah contoh.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Apersi, Eddy Ganefo mengatakan warga melapor ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) karena pengusaha properti nakal tidak menepati perjanjian sesuai akad kredit.
"Sebaiknya teliti dahulu sebelum memutuskan membeli. Jangan karena melihat lokasinya bagus, langsung tertarik," ujarnya.
Salah satu kasus terjadi di Palembang. Asisten II Pemerintah Kota Palembang Hardayani selaku ketua BPSK Kota Palembang membenarkan telah menangani kasus pengembang nakal. Kasus tersebut diselesaikan dengan kekeluargaan, namun ada pula yang berujung ke laporan polisi.
"Saat ini banyak perumahan murah yang ditawarkan ke masyarakat seperti yang diprogramkan pemerintah, sebaiknya masyarakat tetap berhati-hati karena ada kejadian pengusaha properti abal-abal," kata dia.
Dia menerangkan, modus kejahatan dilakukan dengan cara mengakui sebidang lahan sebagai kawasan perumahan. Kemudian pelaku menyebarkan brosur untuk mengumpulkan dana.
"Namun setelah ditunggu beberapa bulan, rumah tak kunjung dibangun dan pengembangnya sendiri telah melarikan diri," kata dia.
Lalu bagaimana baiknya mencari tahu apakah pengembang rumah yang Anda minati dapat dipercaya? Berikut beberapa tips untuk Anda seperti dikutip dari Rumah.com.Ajukan pertanyaan mendetail
Anda bisa mengajukan pertanyaan tiga pertanyaan berikut:
1. Sejak kapan pengembang tersebut berkecimpung di dunia properti dapat dilihat dari seberapa banyak perumahan sebelumnya. Baik yang sudah sukses maupun gagal di tangan pengembang tersebut.
2. Perhatikan ketepatan waktu dan kesigapan menangani konsumen.
Ini merupakan salah satu poin bagi pengembang. Misalnya, pada saat pengembang menepati perjanjian dalam menyelesaikan proses akad atau ketika ada komplain akan rumah yang baru ditempati.
Jika ada masalah, amati apakah mereka sigap memperbaiki dan meminta maaf atas kelalaiannya dan mengatasi masalahnya.
3. Ajukan sesuatu yang menimbulkan daya tarik pada saat melakukan komunikasi menunjukkan sebuah pengembang memiliki kredibilitas yang tinggi.Carilah pengembang yang terpercaya
Jika Anda menemukan gejala-gejala prasangka buruk, sebaiknya Anda tinggalkan dan cari pengembang lain.Cek keanggotannya dalam Real Estate Indonesia (REI)
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Apersi, Eddy Ganefo mengatakan, pengembang yang menjadi anggota asosiasi perumahan seperti REI (Real Estate Indonesia) dan Apersi dijamin tidak akan melakukan hal tersebut karena dalam organisasi juga dilakukan pengawasan yang ketat.
"Sehingga perlu diwaspadai jika ada kalangan perorangan yang membangun perumahan, bisa jadi hanya mengaku-ngaku saja memiliki lahan. Setelah uang muka terkumpul lalu kabur," kata dia.Perhatikan bank yang ditawarkan
Pengembang yang bermasalah tentu dapat menurunkan citra baik sebuah bank dan dapat mempersulit bank itu sendiri.Ada rumah contoh
Rumah tersebut adalah gambaran untuk rumah yang akan dibeli, dari material dan kualitas pekerjaan.