LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

5 Reaksi pemerintah soal 'om telolet om', sampai buat lomba klakson

Suara klakson bus berbunyi 'telolet' ramai menjadi incaran para masyarakat sebagai hiburan. Sederhananya kebahagiaan anak-anak di Indonesia ini ternyata berhasil mencuri perhatian dunia. Atas fenomena ini, pemerintah pun memberikan tanggapannya. Mulai dari imbauan hingga rencana lomba klakson dikeluarkan.

2016-12-23 07:00:00
Om telolet om
Advertisement

Suara klakson bus berbunyi 'telolet' ramai menjadi incaran para masyarakat sebagai hiburan. Bahkan mereka sampai membuat papan nama atau spanduk besar bertuliskan 'Om Telolet Om' biar menjadi pusat perhatian para sopir.

Joko Sentosa (37), salah seorang supir bus jurusan Yogyakarta-Semarang, mengatakan bahwa sejak dua bulan lalu dirinya memasang klakson telolet pada kendaraannya. Menurutnya, dengan membunyikan klakson dia merasa anak-anak kecil itu gembira dan bahagia.

"Ya senang saja lihat anak kecil pada ketawa sambil jingkrak-jingkrak saat saya bunyikan klakson. Kalau lihat anak-anak itu jadi ingat anak saya yang di rumah. Makanya saya selalu bunyikan klakson. Anak-anak itu kelihatan bahagia banget kalau dengar suara klakson bus saya yang telolet itu," ungkap Joko.

Sederhananya kebahagiaan anak-anak di Indonesia ini ternyata berhasil mencuri perhatian dunia. Tak tanggung-tanggung, selebriti papan atas pun seakan tak mau ketinggalan dengan demam unik 'om telolet' yang ternyata sanggup menjadi trending topic di dunia. Artis dunia seperti DJ Snake, The Chainsmokers, Zedd dan lain-lain. Bahkan di akun instagram Yellow Claw sampai mengunggah video serta trending 'om telolet om'. Sontak saja hal ini menjadi perbincangan di seluruh dunia.

Atas fenomena ini, pemerintah pun memberikan tanggapannya. Mulai dari imbauan hingga rencana lomba klakson dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Apa saja tanggapan pemerintah tersebut? Berikut merdeka.com akan merangkumnya untuk pembaca.

Pemerintah tak akan larang buru klakson telolet

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan, dirinya tidak akan mengeluarkan larangan berburu klakson atau yang kini tengah heboh dinamakan fenomena 'om telolet om'.

Meski tidak melarang, namun dia mengimbau agar warga terutama anak-anak yang sedang mengikuti trend kekinian tersebut untuk selalu menomorsatukan keselamatan.

"Jangan abaikan keselamatan diri dan lalu lintas (jangan ganggu konsentrasi sopir bus). Jadi sebenarnya bukan melarang, saya sebagai pribadi itu senang musik apalagi bus itu. Yang saya imbau itu karena ada indikasi mereka sampai jalan tol, itu yang jangan," kata Menteri Budi.

Advertisement

Pemerintah akan buat lomba

Menhub berjanji akan memoles daya tarik fenomena ini dalam suatu kontes sehingga bisa menghibur masyarakat. Sayangnya, Menhub Budi tidak memaparkan lebih jauh perihal rencana tersebut.

"Kemenhub (berencana) akan membuat lomba telolet bus. Kita akan bikin," ujarnya di Kementerian Perhubungan, Jakarta.

Advertisement

Pemburu klakson diminta tak beraksi di jalan

Menteri Budi meminta penggunaan klakson sebagai hiburan tidak dilakukan di jalan raya.

"Yang saya imbau itu jangan di jalan raya karena itu bahaya, tapi kalau di tempat lain boleh, misalnya, di terminal bus, jadi tempatnya harus benar, kalo (bus) pada saat diparkir itu bagus sekali," ucapnya.

Om telolet om diharapkan buat warga kembali suka naik bus

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap fenomena 'Om Telolet Om' bisa menjadi daya tarik bus angkutan umum kembali digandrungi warga.

"Telolet saya senang sekali, ceritanya saya dulu sering naik bus ke Yogyakarta. Saya selalu cari yang telolet, jadi tidak mungkin saya melarang," tuturnya.

Pemerintah imbau orang tua perketat pengawasan anak

Menteri Budi juga berharap kepada seluruh orang tua untuk mengawasi anak-anaknya. Sehingga, anak-anak tak mengikuti tren yang sampai menjadi perbincangan artis-artis dunia ini. Keselamatan anak-anak, kata dia, harus diutamakan meskipun hanya sekedar untuk mencari hiburan semata.

"Kepada orang tua kami juga mengimbau jangan membiarkan anak-anak kita itu punya keinginan atau punya kegiatan-kegiatan yang sebenarnya tidak memberikan manfaat bahkan membahayakan diri sendiri," ucapnya.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.