5 Rahasia Sukses Memulai Bisnis di E-commerce
Ketika ingin menjadi seorang pengusaha yang sukses lewat digital, maka bisnis e-commerce merupakan salah satu strategi yang perlu anda coba lakukan. Terutama bagi pebisnis pemula yang masih mencari ide awal bisnis untuk memulai atau skala bisnis.
Ketika ingin menjadi seorang pengusaha yang sukses lewat digital, maka bisnis e-commerce merupakan salah satu strategi yang perlu anda coba lakukan. Terutama bagi pebisnis pemula yang masih mencari ide awal bisnis untuk memulai atau skala bisnis.
Dikutip dari Forbes, Milan Harris seorang pakar branding dan pengusaha serial yang telah meningkatkan bisnis e-niaga pertamanya, Milano Di Rouge, yang berhasil memperoleh penghasilan 8 digit. Dia membagikan tips rahasia bisnis e-commerce untuk membantu pengusaha lain dalam mengembangkan bisnis anda.
Berikut tips sukses memulai bisnis di e-commerce, dilansir Forbes.
1. Tanyakan pada diri apa bedanya bisnis Anda dengan pesaing lain
Menurutnya, kunci utama dalam berbisnis adalah tanyakan pada diri sendiri apa sebenarnya yang membedakan bisnis sendiri dengan pesaing lain, yang membuat pelanggan akan datang lagi.
Tidak hanya itu, ketika membuat bisnis maka anda harus memiliki tujuan dan semangat dalamnya berbisnis. Selain itu, kalian juga dapat membangun merek bisnis dengan berbagai pesan yang dapat menginspirasi kepada pemimpi lainnya dan juga menjadikan pengalaman sebagai inti dari merek bisnis.
2. Jangan Jadikan Sosial Media Musuh Anda
Media sosial merupakan platform yang telah berkembang secara signifikan dalam dunia bisnis. Seperti Milah Haris yang mendapatkan pencapaian penjualan dua kali lipat selama empat tahun pertama, tanpa membuka toko.
Selain bisnisnya yang bermerek Milano Di Rouge, pada penjualannya di media sosial, dia dapat mengembangkan banyak merek bisnisnya selama 10 tahun terakhir ini dengan cara, sering memposting dan konsisten. Platform media sosial dapat memberi anda penghargaan dengan menempatkan konten anda di depan sehingga banyak yang menonton.
Selanjutnya, media sosial dapat memberi anda kesempatan untuk membangun komunitas dan berinteraksi langsung dengan pelanggan. Membuat email bisnis, meningkatkan pencarian ke situs web anda. Ada juga strategi media sosial berbayar untuk dijelajahi seperti pemasaran atau iklan influencer.
3. Jangan hanya mengandalkan media sosial saja
Seperti yang dijelaskan di atas, bahwa sosial media sudah dijadikan platform bisnis yang hebat. Namun, seharusnya media sosial bukan satu satunya jalan untuk berbisnis. Bergantung hanya pada media sosial, bisa sangat berbahaya untuk bisnis anda jika tidak ada yang mengontrol media atau tidak memiliki data.
Hal ini bisa membuat Anda bergantung pada aplikasi yang tidak berfungsi untuk jangka waktu tertentu atau ketika halaman media sosial anda dinonaktifkan.
Dengan cara lain, anda perlu menarik pelanggan keluar dari saluran sosial media dan masuk ke dalam basis data anda sendiri. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mendorong audiens untuk berlangganan buletin atau daftar SMS. Konsisten lah dalam mencari cara untuk mendapatkan informasi kontak dari pengikut dan pelanggan media sosial anda.
4. Tetaplah selalu tahu
Perubahan teknologi dan industri tidak dapat dihindari, dari TikTok hingga Chat GPT. Terlepas dari industri apa pun yang digeluti, tetaplah mengikuti perubahan yang dapat memengaruhi industri, bisnis, atau e-commerce anda sendiri.
Selain itu, Alat bantu seperti Google Alerts sangat membantu karena mereka akan terus memberi informasi terbaru tentang berbagai topik dan mengirimkan artikel langsung ke email pribadi.
Pebisnis juga jangan ragu untuk menghadiri seminar atau acara networking, banyak hal yang bisa dipelajari dari orang lain. Baca buku, tonton kisah-kisah sukses dan jangan pernah berhenti belajar dan menjadi pelajar. Seperti moto salah satu merek bisnis Milah Haris "Masih Belajar", dan "Tetaplah Menjadi Pelajar" adalah moto dari merek lainnya.
5. Berikan ruangan untuk pertumbuhan dan peningkatan
Pepatah lama yang mengatakan bahwa pelanggan adalah raja. Sehingga dari hal tersebut banyak hal yang dapat dipelajari melalui perilaku atau masukan pelanggan, dan sebagian besar dari hal tersebut dapat membantu menjadikan bisnis anda lebih baik.
Sehingga, ketika adanya masukan dari pelanggan, maka anda harus mudah menerima masukan tersebut.
Selanjutnya, Pentingnya mencatat produk atau pesan baru yang berkinerja paling baik dan gunakan kembali strategi tersebut. Ketika ada sesuatu yang tidak berkinerja baik, cermati dengan seksama dan lihat apakah perlu meninjau ulang strategi pemasaran atau mengalihkan waktu dan sumber daya ke hal lain.
Reporter Magang: Ananda Tias Putri
(mdk/azz)