5 Pengalaman dalam berkarir perlu dirasakan sebelum umur 30 tahun
Karir adalah salah satu aspek penting dalam menopang kehidupan.
Kalimat 'kehidupan pribadi dan pekerjaan harus seimbang' sering diucapkan agar seseorang merengkuh kebahagiaan. Namun, kebanyakan masukan yang lebih banyak didengar ialah mengenai kehidupan. Contoh, berusaha pergi ke suatu tempat yang menjadi impian sejak kecil. Dipecat pada saat muda bisa menjadi salah satu pengalaman pahit dalam hidup. Namun, dipecat juga bisa menjadi pukulan agar Anda terbangun dari zona nyaman dan melakukan perbaikan. Seorang pelatih kenamaan, Kate Swoboda, mengingatkan bahwa hidup ini terlalu singkat untuk dijalani dengan pekerjaan yang Anda benci. Meski sudah lama lulus dari bangku perkuliahan bukan berarti semangat untuk belajar terhenti. Jangan batasi diri Anda untuk mempelajari apapun yang mungkin berguna bagi pengembangan karir nantinya. Hidup di sebuah kota yang tidak pernah tidur akan menguras tenaga Anda. Diri Anda tidak hanya saja lelah secara fisik, namun juga mental. Jika kondisi Anda ini terbawa hingga lingkungan kerja maka akan menyebabkan stress tingkat tinggi. CEO Saltzman Enterprise Group, Barry Saltzman, mengungkapkan rahasia bahwa kemampuan mengatur waktu menjadi keahlian wajib yang harus Anda kuasai sebelum berusia 30 tahun.
Dilansir dari Business Insider, Selasa (28/6), nasihat mengenai pekerjaan agar seseorang dapat mengembangkan karirnya justru yang jarang terdengar. Padahal, karir adalah salah satu aspek penting dalam menopang kehidupan.
Berdasarkan hasil survei dari sejumlah profesional, maka berhasil didapat apa saja pengalaman yang perlu Anda rasakan pada awal mula karir. Berikut merdeka.com akan merangkumnya menurut posisi lima teratas.Rasakan dipecat
"Lakukanlah perbaikan jika memang ada kesalahan," ujar penulis buku inspiratif, Michael Kerr.
Pemecatan pada usia 20-an bisa jadi penanda bahwa Anda berada pada pilihan karir yang salah. Pemecatan juga menjadi pelajaran agar Anda bisa terus belajar melatih kemampuan sebagai rencana darurat.Berani keluar dari pekerjaan yang dibenci
"Maka dari itu, masa umur 20 tahun-an Anda menjadi masa yang tepat untuk mencari dan mengambil resiko," ujarnya.
Kate menyarankan Anda mencari pekerjaan lain yang menawarkan gaji lebih tinggi atau mulai membuka usaha sendiri. "Saat Anda berpikir tidak mampu berwirausaha, maka ingatlah bahwa saat ini adalah zaman digital di mana apapun bisa dilakukan lewat online," tuturnya.Terus belajar
Pendiri Apple, Steve Jobs, usai keluar dari bangku kuliah namun tetap menghadiri kelas tertentu. Satu mata pelajaran yang diambilnya ialah mengenai kaligrafi.Miliki strategi mengendalikan stress
Maka dari itu, sebelum berkepanjangan melewati umur 30 tahun, maka ada baiknya Anda mulai mengatur sejumlah strategi untuk menekan tingkat stress. Selain baik untuk kesehatan, hal ini juga bermanfaat untuk masa depan karir Anda.Atur waktu sebaik mungkin
Anda tentu tidak ingin selamanya menjadi bawahan. Seiring bertambahnya usia, karir Anda akan menempatkan Anda di posisi manajerial. Maka dari itu, akan memalukan jika Anda tidak mampu memimpin operasional tim dengan baik karena tak mampu mengatur waktu.
Saltzman mengingatkan bahwa waktu adalah uang. Dan tidak ada satu perusahaan pun yang senang menghamburkan uang.