LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

5 Pedagang dan pengusaha ini raup untung segunung saat Lebaran

Selama bulan Ramadan, bisnis makanan memang layu karena masyarakat melaksanakan ibadah puasa. Namun, saat hari Lebaran, bisnis makanan akan meningkat dan kembali normal.

2017-06-26 08:00:00
Lebaran 2017
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tradisi pulang kampung saat Lebaran membawa keuntungan tersendiri bagi Pulau Jawa. Seperti di beberapa provinsi yang mendapat keuntungan dari sisi perhotelan dan restoran.

"Untuk beberapa provinsi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Solo akan mendapatkan aktivitas dari sisi tempat tinggal, yaitu hotel dan tempat makan," kata Sri di rumah dinasnya di Jakarta, Minggu (25/6).

Menurutnya, selama bulan Ramadan, bisnis makanan memang layu karena masyarakat melaksanakan ibadah puasa. Namun, saat hari Lebaran, bisnis makanan akan meningkat dan kembali normal.

Advertisement

"Saya perhatikan ekonomi Indonesia selama 1 dekade ini kalau Lebaran sulit dapat tempat makan. Sekarang tempat usaha sudah mulai pragmatis jadi bisa buka pas Lebaran. Jadi ini menimbulkan ekonomi yang memutar cukup banyak," imbuhnya.

Omongan Sri Mulyani ternyata bukanlah bualan semata. Banyak bisnis meraup untung di Lebaran kali ini, dan tak hanya bisnis makanan. Berikut penjelasannya:

Advertisement

Pedagang bunga 'panen' saat Lebaran

Pedagang bunga di Taman Pemakaman Umum Palembang, Minggu pagi 'panen' penjualan karena meningkat drastis sebagai berkah Idul Fitri 1438 Hijriah.

Penjual bunga tabur di TPU dan Taman Makam Pahlawan Kota Palembang itu, laris mendapat berkah Lebaran karena pengunjung makam membeludak dan banyak membeli bunga mereka.

Misliha, salah seorang pedagang bunga di TPU Kamboja Palembang, mengatakan pembeli bunga tabur dan rangkaian di lapak kaki limanya lumayan banyak, seiring dengan meningkatnya masyarakat yang ziarah ke makam keluarganya di pemakaman setempat.

"Biasanya untuk menjual 10 kantong bunga tabur dan rangkaian sangat sulit, namun pada Lebaran Idul Fitri ini bisa menjual lebih dari 100 kantong bunga aneka warna dan rangkaian bunga," ujarnya seperti dikutip Antara.

Bunga tabur dijual pedagang Rp 5.000-Rp 7.500 per kantong, sedangkan bunga warna-warni yang dirangkai di daun pandan dijual Rp 10.000-Rp 12.500 per rangkaian.

Para pedagang bunga di TPU, ujarnya, menantikan momentum Lebaran karena pada saat hari besar keagamaan umat muslim itu, mereka bisa meraup rezeki yang lumayan besar.

Romli, salah seorang pedagang bunga di Taman Makam Pahlawan Ksatria Ksetra Siguntang Palembang, mengatakan berjualan bunga pada Lebaran ini memberikan berkah tersendiri bagi keluarganya, karena keuntungan bersih yang bisa dibawa saat ramai, seperti sekarang bisa di atas Rp 100.000 per hari.

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, pengunjung TPU membeludak hingga tiga hari setelah Lebaran, karena banyak masyarakat yang merantau pulang ke kampung halaman atau mudik ke Palembang, menyempatkan ziarah ke makam orang tua atau sanak keluarga mereka.

Suasana membeludak pengunjung, terutama di TPU Kamboja, mengakibatkan kendaraan yang hendak menuju tempat pemakaman itu tersendat dan beberapa saat mengalami kemacetan.

Momentum tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh pedagang bunga, penjaga parkir dadakan tampak juga banyak bermunculan menawarkan jasa mengatur penempatan dan menjaga kendaraan roda dua dan empat pengunjung tempat pemakaman itu dengan menetapkan tarif jasa parkir bervariasi mulai Rp 2.000 hingga Rp 5.000 per kendaraan.

Tempat cucian mobil kebanjiran konsumen

Sehari jelang Lebaran 2017 tempat layanan cuci mobil dan tukang cukur atau potong rambut di Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung dipadati konsumen sehingga sampai harus antre.

Menurut salah satu pengelola tempat cuci mobil di Bandarlampung, Sabtu, pada hari ini sebagian tempat serupa sudah tidak boperasi karena libur jelang lebaran sehingga tempat cuci mobil yang masih beroperasi dipadati konsumen.

Beberapa tempat cuci mobil modern (car wash) besar terlihat sudah tutup dan dipasang plang pemberitahuan di pintu masuk depan.

Sejumlah tempat cuci mobil yang masih beroperasi, karena dipadati konsumen, menjelang tengah hari juga menutup pintu masuk untuk calon konsumen baru, mengingat antrean panjang mobil yang masih harus dicuci sudah berada di dalamnya.

Calon konsumen yang tidak kebagian terlihat kecewa dan berupaya mencari tempat cuci kendaraan lain yang masih beroperasi dan menerimanya.

Tarif cuci mobil di Bandarlampung berkisar Rp40.000 hingga Rp50.000 dan tarif cuci sepeda motor antara Rp 10.000 hingga Rp 15.000 tergantung jenis motornya.

Selain tempat cuci mobil maupun bengkel kendaraan bermotor yang dipadati konsumen, sejumlah tukang cukur/potong rambut juga dipenuhi konsumen sehingga harus antre berlama-lama.

Tukang cukur kewalahan

Menurut salah satu pengelola tempat potong rambut Omega di kawasan Sukarame, Bandarlampung, pada malam takbiran sebagian tukang cukur sudah tidak buka lagi.

Karena itu, pencukur rambut yang masih buka diburu konsumen yang rela antre untuk mendapatkan layanan memotong dan merapikan rambut.

Salah satu tukang cukur itu, Adi, mengaku hari ini pengunjung padat hingga malam takbiran. Selain potong dan merapikan rambut, beberapa konsumennya juga minta disemir rambutnya.

Tarif potong rambut bervariasi antara Rp 13.000 hingga Rp 20.000. Sedangkan tarif semir rambut berkisar Rp 35.000.

Penjualan sedap malam ramai

Penjualan bunga sedap malam di sejumlah tempat pemakaman umum (TPU) di Kota Bandung raup keuntungan melimpah hingga jutaan rupiah jelang perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah.

"Penjualan meningkat tiga kali lipat dibanding hari-hari biasa. Kalau jelang Lebaran itu bisa dapat Rp 5 juta," ujar Dadah (32) salah satu pedagang bunga sedap malam di Makam Para Boepati Bandung dan Pahlawan Nasional Raden Dewi Sartika, Jalan Oto Iskandardinata, Kota Bandung, Sabtu.

Dadah mengatakan, meningkatnya penjualan bunga sedap malam sudah dirasakannya sejak tiga hari menjelang Lebaran 2017. Bahkan untuk memenuhi permintaan masyarakat, dirinya menyiapkan hingga 10.000 batang. Padahal, jika dibanding hari biasa dia hanya menyiapkan 1.000 batang.

"Paling banyak yang beli itu jenis bunga sedap malam dan mawar karena bentuknya yang indah dan wangi," kata dia.

Pedagang ketupat kebanjiran pesanan

Pedagang ketupat masak di Kota Bogor, Jawa Barat kebanjiran pesanan hingga H-1 menjelang Idul Fitri 1438 untuk menjadi menu hidangan pada Lebaran.

Amsar warga Cimanggu Wates, mengaku kewalahan melayani pemesanan ketupat sejak dua hari yang lalu. "Tahun ini ada pesanan 600 ketupat yang harus dilayani, takut kewalahan kami batasin pesanan," kata Amsar.

Dia mengatakan, bisnis ketupat isi yang dijalaninya sudah berjalan selama 10 tahun. Setiap lebaran baik Idul Fitri maupun Idul Adha dia terus menerima pesanan. Harga untuk satu ketupat Rp 3.000 per ketupat, rata-rata pesanan 30 ketupat per orang. Pesanan sudah dilakukan sejak tiga hari yang lalu.

"Pesanan berasal dari tetangga sekitar, juga ada yang sudah berlangganan. Rata-rata rumah tangga," katanya.

Tahun lalu, Amsar menerima pesanan sampai 1.200 ketupat. Karena kewalahan, tahun ini dia membatasi pesanan hanya sebanyak 600 ketupat.

Dia mengatakan, untuk membuat 300 ketupat memerlukan waktu enam jam, pekerjaan dimulai dari siang kemarin sampai malam takbiran ini.

Untuk membuat dan memasak ketupat Amsar dibantu lima orang kerabatnya untuk menyiapkan pesanan ketupat. "Kita mulai dari membuat ketupatnya, lalu mengisi dan memasaknya. Semua dikerjakan bersama-sama," kata Amsar yang sehari-hari bekerja sebagai tukang cuci motor.

Ketupat isi yang sudah masak menjadi alternatif bagi warga untuk menyiapkan kebutuhan lebaran. Tak jarang banyak warga memasang ketupat yang sudah masak, karena lebih praktis dan tidak direpotkan dengan memasak terlebih dahulu.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.