5 Bos terganteng dan tercantik di bumi saat ini
Selain memiliki kemampuan bisnis ulung, mereka rupanya juga diberkahi wajah yang enak dilihat.
Pimpinan tak dipungkiri memegang peranan terpenting dalam suatu kemajuan. Dalam dunia bisnis, seorang pemimpin yang baik sudah pasti menjadi kunci berkembangnya suatu perusahaan. Sophia merupakan pemilik dari perusahaan fashion Nasty Gal. Pada awal mula karirnya, Sophia hanya menjual pakaian sesuai gaya berpakaiannya di eBay. Tak disangka banyak konsumen menyukai padu padanan gaya berpakaian Sophia dan perempuan berusia 30 tahun ini sukses meraup USD 100 juta dari bisnisnya ini. Dick Costolo, CEO Twitter yang menjabat sejak tahun 2010 lalu mengundurkan diri pada bulan Juni lalu. Pengunduran diri ini menimbulkan banyak spekulasi tentang siapa yang akan mengambil alih sebagai CEO media sosial populer ini. Namun ternyata, Jack Dorsey yang merupakan pendiri Twitter, kembali ke perusahaan ini untuk menggantikan posisi Dick Costolo. Stacey menjadi bos sekaligus direktur kreatif di perusahaan busana Alice+Olivia. Perusahaan ini menjadi salah satu merek busana yang tengah bertumbuh pesat di New York, Amerika Serikat. Bob Iger mulai bekerja sebagai bos di Disney sejak 1996. Di tangannya, Disney sukses membangun kinerja sebagai perusahaan yang kreatif dan berkinerja keuangan baik dalam industri hiburan. Tadinya Claire Chamber adalah seorang konsultan manajemen untuk Katzenbach Partners selama 5 tahun berturut-turut. Sebuah profesi yang cukup menjanjikan. Namun Claire tak puas dengan pencapaiannya itu dan mendirikan Journelle, toko lingerie eksklusif di New York. Evan Spiegel adalah pendiri dari perusahaan pembuat aplikasi Snapchat. Aplikasi ini memiliki 100 juta pengguna aktif setiap harinya. Sejumlah perusahaan ternama seperti CNN, Yahoo, dan Major League Baseball (MLB) telah menggunakan aplikasi ini untuk promosinya. Perempuan lulusan Stanford University ini merupakan sosok penting di balik situs-situs terbesar dunia. Dia sempat menjadi eksekutif dan spokesperson untuk Google. Dilansir San Fransisco Magazine, Marissa merupakan salah satu sosok penting di balik lahirnya Google Search, Google Images, Google News, Google Maps, Google Books, Google Product Search, Google Toolbar, iGoogle, dan Gmail. Pria 41 tahun asal New Zealand ini merupakan pegawai penting dalam kerajaan bisnis miliuner Richard Branson. Richard adalah pemilik dari maskapai Virgin Airlines. Tory Burch merupakan desainer sekaligus pebisnis wanita andal asal Amerika Serikat. Tory merupakan CEO, salah satu direksi, dan desainer Tory Burch LLC yang dia dirikan. Brian Chesky merupakan pendiri dari perusahaan aplikasi kamar sewaan Airbnb. Kekayaan Brian sejak Airbnb meluncur telah melesat pesat di mana saat ini tercatat mencapai USD 3,3 miliar. Baca juga:
Oleh karenanya, untuk jabatan chief executive officer (CEO) alias bos tertinggi sebuah perusahaan, tampang yang rupawan tak terlalu dipentingkan. Dan di masa sekarang, tak hanya laki-laki, namun semakin banyak juga kaum hawa berhasil meraih tampuk pimpinan tertinggi di pelbagai perusahaan. Mereka bisa menjadi CEO karena kemampuan yang mumpuni, bukan karena status gender mereka.
Akan tetapi, beberapa CEO rupanya beruntung. Selain memiliki kemampuan bisnis ulung, mereka rupanya juga diberkahi wajah yang enak dilihat. Karenanya, sosok-sosok berikut ini mengundang decak kagum sekaligus iri orang banyak.
Dilansir dari Business Insider, mereka telah melakukan riset terhadap bos perusahaan 'terseksi' saat ini. Indikator daya pikatnya antara lain kesuksesannya, kekuatan, kharisma, hingga gaya berbusananya.
Mereka juga mempertimbangkan seberapa besar dan mapannya perusahaan tersebut. Maka dari itu, berikut merdeka.com akan merangkum para bos perusahaan tersebut.Sophia Amoruso dari Nasty Gal
Meski tidak memiliki latar belakang pendidikan tata busana, Sophia sukses menjadi CEO perempuan terseksi di dunia mode versi Business Insider tahun lalu.Jack Dorsey dari Square
Jack Dorsey yang merupakan CEO Square ini dikabarkan akan menjadi CEO permanen Twitter. Lalu bagaimana posisinya di Square? Ternyata, Dia juga tetap mempertahankannya dan memimpin 2 perusahaan besar ini sekaligus.
Jack Dorsey juga telah mengonfirmasi hal ini melalui Twitter. Dia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadi CEO 2 perusahaan ini sejak 3 bulan yang lalu dan akan mengubah komposisi Dewan Direksi Twitter. "Paling cerdas, paling kuat, dan bertekad untuk memimpin dunia melalui timnya", ujar Jack Dorsey.Stacey Bendet dari Alice + Olivia
Perempuan berusia 36 tahun ini mempunyai gaya khas dalam merancang gaya desainnya yakni cerah dan selalu tampil baru.
Alice + Olivia telah membuka butik di 30 kota dunia. Diantaranya New York, Los Angeles, San Francisco, Tokyo, Hong Kong, Dubai, Singapura. Alice + Olivia turut telah dijual di 800 toko pakaian di seluruh dunia.Bob Iger dari Disney
Pria 63 tahun lulusan Ithaca College ini tetap dipercaya memegang pucuk pimpinan hingga musim panas 2016. Saat ini perusahaan memang membutuhkan kepemimpinan Bob dalam mengeksikusi sejumlah rencana bisnis besar yakni mengakuisisi Lucasfilm, mengembangkan Taman Bermain Disney Shanghai dan merek Marvel yang saat ini melejit berkat sejumlah filmnya seperti Avengers dan Captain America.Claire Chambers dari Journelle
Tokonya menawarkan pakaian dalam dengan variasi yang jauh lebih beragam daripada merek-merek lain, dengan kualitas yang setingkat, dan harga yang lebih ekonomis. Produk-produknya dilabeli Anti-Victoria Secret Brand.
"Ide awalnya adalah mendirikan tempat untuk berbelanja lingerie bagi para wanita yang tidak muat memakai Victorias Secret," tuturnya kepada Forbes.
Claire mendirikan perusahaannya pada usia 27 tahun. Sekarang di usia 35 tahun Claire berhasil menempatkan namanya di jajaran CEO wanita paling sukses dunia. Dan dia masih terus melakukan inovasi agar produk-produk Journelle tetap diterima dengan baik oleh pasar.Evan Spiegel dari Snapchat
Saat ini nilai pasar Snapchat dihargai setidaknya USD 19 miliar atau setara Rp 255 triliun.
Evan dan partnernya Murphy tidak serta merta lancar untuk sukses. Evan dan Murphy awalnya membuat aplikasi Picaboo, cikal bakal Snapchat, namun gagal. Setelah itu, barulah hadir Snapchat sebagai versi penyempurnaan dari Picaboo yang ternyata tak disangka mendapat respon positif dari masyarakat dunia.
Kesuksesan Snapchat membuat sejumlah perusahaan besar ingin membelinya. Tak terkecuali pemilik Facebook, Mark Zuckerberg. Mark menawarkan Evan USD 3 miliar, namun, mahasiswa DO Stannford ini menolaknya.Marissa Mayer dari Yahoo
Setelah itu Marissa menjadi presiden dan CEO Yahoo! sejak tahun 2012. Marissa juga duduk dalam jajaran direksi Walmart, Jawbone, berikut sejumlah perusahaan nirlaba seperti CooperHewitt, National Design Museum, New York City Ballet, San Francisco Ballet, and San Francisco Museum of Modern Art.
Perempuan cantik berambut pirang ini memiliki nilai kekayaan mencapai USD 300 milyar. Dilansir CNN Money, Marissa masuk ke dalam daftar orang-orang sukses di bawah 40 tahun Fortune dan menduduki peringkat 16 dalam daftar pebisnis wanita paling berpengaruh di dunia.Josh Bayliss dari Virgin Group
Bekerja sebagai CEO Virgin, Josh bertugas mengelola grup Virgin melalui strategi investasi dan menjual merek Virgin agar semakin berkembang, dipakai dan dikenal masyarakat dunia.
Berdasarkan media cetak New Zealand, proses Josh menjadi bos Virgin Grup pun terbilang unik. Josh bertemu Richard secara tak sengaja saat terjebak macet di London. Pada saat itulah mereka melakukan 'wawancara' dan Richard memutuskan mempercayakan perusahaannya untuk dikelola Josh.Tory Burch dari Tory Burch
Tory memulai jaringan bisnis fashion dengan label TRB by Tory Burch yang kemudian menjadi fenomena karena dipuji oleh Oprah Winfrey dalam talk show-nya.
Perempuan cantik yang juga dikenal sebagai sosialita ini mendirikan Tory Burch Foundation, yayasan amal yang menyokong keluarga kurang beruntung dan pertumbuhan ekonomi wanita di Amerika Serikat.
Pada 2015, Tory dinobatkan sebagai salah satu wanita paling berpengaruh di dunia oleh Forbes.Brian Chesky dari Airbnb
Selain pengusaha, Brian juga seorang olahragawan sebagai pemain hoki dan binaraga. Brian tercatat juga merupakan seorang desiner.
Tahun lalu, aplikasi buatannya telah dipakai oleh lebih dari 100 juta orang di dunia. Berkat hal itu, Airbnb sukses meraup pendapatan USD 250 juta.
5 Pebisnis Asia paling berpengaruh di dunia
Sulap madu jadi sabun, Hidayat raup Rp 15 juta per hari
5 Perusahaan keluarga ini mampu bertahan hingga lebih dari 200 tahun
Pria Belanda ini keliling 27 negara gratis berkat ide kreatifnya
5 Pebisnis muda paling berpengaruh sedunia 2015 versi Forbes
5 Orang di bidang ekonomi paling berpengaruh sejagat tahun 2015
Sutradara asal Malang ini berbagi kisah sukses tembus Hollywood