42 Penerbangan terganggu akibat kedatangan Raja Salman
Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Bintang Hidayat mengimbau seluruh badan usaha angkutan udara dan perusahaan angkutan udara asing untuk melakukan antisipasi awal terkait terganggunya jadwal penerbangan.
Otoritas Bandara Wilayah IV Bali dan Nusa Tenggara menyebutkan 42 penerbangan di Bandara Ngurah Rai dipastikan mengalami gangguan pada rentang pukul 18.30 hingga 20.30 WITA sebagai dampak kedatangan Raja Arab Saudi dan rombongan, Sabtu (3/3).
Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Bintang Hidayat mengimbau seluruh badan usaha angkutan udara dan perusahaan angkutan udara asing untuk melakukan antisipasi awal terkait terganggunya jadwal penerbangan.
Penerbangan yang terdampak itu merupakan penerbangan domestik dan internasional baik yang akan berangkat maupun tiba di Bali.
Bintang mengatakan, antisipasi awal yang bisa dilakukan seperti perubahan waktu penerbangan, perubahan tipe pesawat, maupun kendala operasional lain yang mungkin terjadi.
Koordinasi intensif akan dilakukan bersama PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, AirNav Indonesia dan Otoritas Bandara Wilayah IV.
Raja Salman dijadwalkan tiba di Bali pukul 17.45 WITA pada Sabtu (4/3) menumpangi pesawat kerajaan Saudi Arabia SV-1.
Gelombang kedatangan rombongan Kerajaan Arab Saudi yang diperkirakan mencapai 1.500 orang dijadwalkan mulai datang pada Jumat ini sekitar pukul 20.50 WITA.
Raja Salman bersama rombongan akan berlibur di Bali mulai 4-9 Maret 2017.
Baca juga:
Siang ini, Presiden Jokowi dan Raja Salman minum teh bersama
Menpar Arief klaim kedatangan Raja Salman dongkrak wisatawan Arab
Raja Salman ke RI, Menpar target wisman Arab naik hingga 50 persen
PKS harap kedatangan Raja Salman jadi momen perdamaian Timur Tengah
PDIP kecewa tak ada pemutaran video peran Soekarno bagi Arab Saudi