LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

40 Persen SBN dikuasai asing, pemerintah mulai selektif cari investor

Sekitar 40 persen surat berharga negara (SBN) yang telah dikuasai oleh investor asing. Untuk itu, pemerintah akan terus berhati-hati untuk memilih investor-investor yang akan membeli SBN. Sehingga, hal tersebut tidak akan memberikan resiko ke Indonesia.

2018-04-12 19:04:08
Kemenkeu
Advertisement

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Suminto mengungkapkan, ada sekitar 40 persen surat berharga negara (SBN) yang telah dikuasai oleh investor asing.

Untuk itu, pemerintah akan terus berhati-hati untuk memilih investor-investor yang akan membeli SBN. Sehingga, hal tersebut tidak akan memberikan resiko ke Indonesia.

"Kita perlu lihat profile investor tadi, sehingga kira-kira memberikan risiko besar tidak? Investor asing yang beli obligasi kita itu investor jangka panjang bukan spekulan," ujarnya di Kantor DPP Taruna Merah Putih, Jakarta, Kamis (12/4).

Advertisement

Dia menilai, jangka panjang tersebut dapat terlihat pada pola perdagangan mereka yang hanya sebesar Rp 6,18 triliun hingga Rp 11 triliun, dari total yang dikuasai asing terhadap obligasi pemerintah setara dengan Rp 858,79 triliun.

"Tidak akan mungkin mereka tiba-tiba jual hingga Rp 100 triliun. Kalau dijual cuma segitu dari Rp 800 triliun menggambarkan investor asing yang pegang obligasi kita investor jangka panjang," tegasnya.

Dengan begitu, pemerintah juga telah memiliki langkah antisipasi jika sewaktu-waktu investor asing tersebut memberikan ancaman bagi negara hingga berpotensi menciptakan aliran dana keluar.

Advertisement

"Jadi kalau sampai kejadian seperti itu kita sudah siap menanganinya. Apa yang harus dilakukan sudah tau. Jadi jika tiba-tiba banyak investor asingnya outflow. Kita sudah punya crisis management protocol," tegasnya.

Baca juga:
Maybank Finance terbitkan obligasi Rp 500 miliar tambah modal kerja
Mei, pemerintah jual surat utang ritel online dengan pemesanan minimal Rp 1 juta
Mangkir beri bunga utang, perusahaan taksi Express diganjar peringkat gagal bayar
Pelindo III berencana terbitkan global bond senilai Rp 13,7 triliun
Aturan masih rumit, Jabar batal terbitkan obligasi untuk infrastruktur di 2017

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.