LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

4 Cara cerdas kelola gaji agar tidak sekarat di akhir bulan

Banyak orang mudah terlena setiap kali tiba saatnya gajian.

2015-08-04 07:05:00
Tips Keuangan
Advertisement

Setiap awal bulan, hampir semua pegawai atau karyawan menerima gaji bulanan. Namun, banyaknya pengeluaran kerap membuat gaji habis sebelum waktu gajian berikutnya tiba. Hal ini sebenarnya dapat disiasati dengan pengelolaan keuangan yang tepat.

Executive Vice President, Head of Wealth Management and Business Strategy Commonwealth Bank Indonesia, Rian Kaslan, mengakui tren gaya hidup konsumtif di perkotaan kerap menarik sebagian besar pendapatan untuk kebutuhan sekunder. Alhasil, gaji seringkali sudah habis sebelum tanggal gajian berikutnya tiba.

Rian Kaslan yang juga merupakan penggiat gerakan literasi keuangan perempuan Indonesia, Women Investment Series (WISE) mengatakan, pendapatan bulanan harus diatur dengan baik sebelum tiba saatnya menerima gaji tiap bulan.

Advertisement

Banyak orang mudah terlena setiap kali tiba saatnya gajian, sehingga banyak melakukan pengeluaran yang sebenarnya tidak diperlukan.

"Pada intinya, mau gaji Rp 1 Juta ataupun Rp 10 Juta tiap bulannya tidak akan berpengaruh jika Anda tidak bisa cermat dalam mengelola arus kas pribadi Anda tiap bulannya," ucap Rian dalam keterangannya kepada merdeka.com di Jakarta, Senin (3/8)

Berikut ini empat tips pintar mengelola keuangan agar gaji tak cepat sekarat setiap awal bulan:

Advertisement

Sisihkan untuk tabungan

Jadikan menabung menjadi prioritas utama bagi Anda tiap bulannya. Besarnya persentase menabung setiap orang tentu berbeda-beda tergantung usia, status pernikahan hingga tanggungan anak.

Idealnya 15 persen dari gaji setiap bulan, mengingat dalam satu dekade terakhir terjadi kenaikan harga barang yang cukup drastis di Indonesia.

Pisahkan kebutuhan dan keinginan

Butuh atau ingin? Pernyataan ini sering kali terlupakan ketika hendak membeli suatu barang. Tak jarang hobi shopping yang Anda lakukan hanya memenuhi lemari.

Supaya tak menyesal, ketika ingin membeli suatu barang saya sarankan untuk meminta pendapat dari orang terdekat Anda terlebih dahulu atau menunda membelinya dalam beberapa hari ke depan. Cara ini akan ampuh dalam membantu membantu Anda terhindar dari kebiasaan boros.

Buat anggaran belanja

Dengan menyusun anggaran belanja tiap bulan, Anda akan menyadari kebiasaan konsumtif yang biasa Anda lakukan.

Oleh karena itu, catat semua pengeluaran rutin, yang mencakup anggaran primer (kebutuhan bulanan rumah tangga, tagihan air, listrik, uang transportasi dan sebagainya) dan anggaran tersier (shopping dan gaya hidup).

Anggaran belanja akan mengajarkan Anda bagaimana Anda mengendalikan uang, bukan uang yang mengendalikan Anda.

Jauhi gengsi

Penampilan memang kadang menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Akibatnya, pola pikir ini mempengaruhi Anda untuk membeli barang bermerek dan mahal demi menunjang penampilan.

Jangan segan melepas gengsi itu dan membiasakan hidup sederhana.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.