3 Tahun Jokowi-JK, koperasi dan UKM diklaim dorong ekonomi nasional
Selama tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Kementerian Koperasi dan UKM terus konsisten menjalankan program guna mewujudkan Nawa Cita. Ada tiga program prioritas Kementerian Koperasi dan UKM yaitu program pengembangan koperasi dan UKM, akses pembiayaan bagi koperasi dan UMKM, dan pemberdayaan UMKM.
Selama tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Kementerian Koperasi dan UKM terus konsisten menjalankan program guna mewujudkan Nawa Cita. Ada tiga program prioritas Kementerian Koperasi dan UKM yaitu program pengembangan koperasi dan UKM, akses pembiayaan bagi koperasi dan UMKM, dan pemberdayaan UMKM melalui gerakan kewirausahaan nasional.
Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menjelaskan pihaknya juga percepatan penyaluran KUR untuk UKM.
"Berdasarkan data penyaluran KUR telah mencapai Rp 69,6 triliun atau 65,5 persen dari total target KUR sebesar Rp 106,2 triliun kepada 3.098.515 juta debitur," kata Puspayoga, dalam acara 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK yang digelar di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/10).
Disamping itu, lanjutnya, setelah melalui berbagai upaya penguatan koperasi, akhirnya koperasi mendapat peran yang lebih besar dalam menjalankan program pemerintah melalui KUR. Untuk pertama kalinya, Pemerintah menetapkan Kospin Jasa ditetapkan menjadi penyalur KUR.
Skema Kredit Ultra Mikro disalurkan oleh koperasi dan direncanakan sebanyak 60 koperasi sebagai calon penyalur Kredit Ultra Mikro. Sampai saat ini sudah dua koperasi yang menyalurkan KUMi, yaitu Koperasi Mitra Dhuafa (Komida) dengan jumlah sebesar Rp. 17,59 Miliar kepada 7.184 orang anggota dan Koperasi Abdi Kerta Raharja sebesar Rp 10 miliar kepada 4.501 orang anggota. Total penyaluran KUMi melalui koperasi sebesar Rp 27,59 Miliar dengan jumlah penerima sebanyak 11.685 orang anggota.
Program strategis yang dijalankan Kementerian Koperasi dan UKM memberikan dampak kontribusi PDB koperasi terhadap PDB nasional dari 1,71 persen pada 2014 naik menjadi 3,99 persen pada 2016 dan rasio kewirausahaan nasional yang pada 2014 masih 1,65 persen melonjak menjadl 3,01 persen.
Selain itu, Kemenkop-UKM melalui LPDB-KUMKM menyalurkan dana bergulir. Bunga dana bergulir sangat rendah, untuk sektor rill 4.5 persen dan koperasi 7 persen.
"Pemberdayaan UMKM melalui Gerakan Kewirausahaan Nasional menjadi prioritas karena menjadi salah satu indikator untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Program strategis dilaksanakan melalui berbagai program strategis, antara lain pelatihan kewirausahaan, pemberian modal bagi wirausaha pemula, fasilitasi pemberian hak cipta dan hak merek IUMK secara gratis."
Baca juga:
30 Tahun tertutup, industri film terbuka investasi asing di era Jokowi-JK
Strategi Dishub benahi transportasi umum di Jakarta
Menko Luhut buka-bukaan soal penjualan BUMN instruksi Jokowi
PLN dukung revisi target megaproyek 35.000 MW ambisi Jokowi
Dari 245 proyek infrastruktur, baru 5 selesai selama 3 tahun Jokowi-JK
Dishub DKI sebut tak semua angkutan online bisa terdata