LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

3 Alasan Pemerintah Tetap Jaga Harga Pangan Ramadan Meski Daya Beli Belum Pulih

Kementerian Perdagangan (Kemendag) merespons arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjaga stok dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran 2021. Pemerintah pun menyoroti tiga hal yang menjadi alasan untuk menjaga stok dan stabilitas harga.

2021-03-05 13:31:05
Ramadan
Advertisement

Kementerian Perdagangan (Kemendag) merespons arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjaga stok dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran 2021. Pemerintah pun menyoroti tiga hal yang menjadi alasan untuk menjaga stok dan stabilitas harga.

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan, Oke Nurwan, mengatakan pemerintah perlu mengambil langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan harga dan kebutuhan pokok stabil, meski daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih.

"Walau ada perkiraan daya beli masyarakat belum pulih sepenuhnya, kita perlu mengambil langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan harga dan kebutuhan pokok ini stabil," kata Oke dalam Diskusi Panel Ketersediaan dan Stabilisasi Harga Bapok pad Jumat (5/3).

Advertisement

Kedua, langkah antisipatif ini juga diperlukan karena menyikapi adanya potensi kenaikan permintaan barang pokok, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran yang dapat membuat kenaikan harga. Sebab, kenaikan harga itu akan memicu inflasi.

"Ketiga, kita menghadapi cuaca atau iklim yang dapat mengganggu produksi dan distribusi di dalam negeri. Ketiga hal itu dipastikan tidak mengganggu, dan dengan diskusi ini kita bisa antisipasi persediaan dan stabilisasi menjelang Ramadan dan Lebaran," jelasnya.

Advertisement

Klaim Sukses Jaga Harga Pangan 3 Tahun Terakhir

Oke mengungkapkan, pemerintah dalam beberapa tahun terakhir berhasil menjaga stok dan stabilitas harga kebutuhan pokok. Pada periode 2019 hingga 2020, misalnya, hal tersebut dinilai berjalan sangat baik karena seluruh pihak telah berkolaborasi untuk mengantisipasi ketersediaan dan stabilisasi harga.

Berdasarkan data Kemendag, Oke mengungkapkan pada 2019 hingga 2020, inflasi pada bulan puasa dan Lebaran kurang dari satu persen. Selain itu, inflasi volatile food pada Ramadan dan Lebaran 2021 mendekati 2 persen.

"Angka-angka ini seyogyanya menjadi benchmark dalam mengambil langkah-langkah antisipatif menjelang Ramadan dan Lebaran 2021," jelasnya.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.