2018-2023, PGN dapat pasokan gas 37 BBtud dari ConocoPhillips
PGN bakal meneruskan gas ConocoPhillips ke masyarakat melalui jaringan pipa distribusi di Dumai.
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) bakal mendapat pasokan gas sebesar 37 Billion British thermal units per day (BBtud) dari Lapangan Grissik, Sumatera Selatan. Pasokan bakal berlangsung mulai 2018 hingga 2023.
Kepastian pasokan diperoleh setelah perusahaan gas pelat merah tersebut meneken Perjanjian Jual Beli Gas dengan Conocophillips (Grissik) Ltd.
"Penandatangan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dan industri hulu kepada PGN untuk terus memperluas pemanfaatan gas bumi yang efisien dan ramah lingkungan di dalam negeri," kata Direktur Utama PGN Jobi Triananda Hasjim, di Jakarta Convention Center, Rabu (17/5).
PGN bakal meneruskan gas ConocoPhillips ke masyarakat melalui jaringan pipa distribusi di Dumai. Saat ini, PGN sedang menyelesaikan pengerjaan proyek pipa distribusi Duri sepanjang 137 kilometer dan diperkirakan selesai pada 2018.
Di sisi lain, PGN bersama Pertamina juga sedang mengerjakan proyek pipa transmisi Duri-Dumai sepanjang 67 kilometer.
"Selain Duri-Dumai, PGN sedang membangun infrastruktur pipa gas di Riau, Jawa Barat, Jawa Timur dan beberapa daerah lainnya," ujar Jobi.
Seperti diketahui, PGN telah membangun dan mengoperasikan lebih dari 7.200 km jaringan pipa gas bumi. Ini setara dengan 80 persen pipa gas bumi hilir di seluruh Indonesia.
Lewat fasilitas distribusi tersebut, PGN menyalurkan gas bumi ke 168.973 pelanggan domestik. Perinciannya, lebih dari 165.392 rumah tangga, 1.929 UMKM, komersial, hotel, rumah sakit, restoran, dan rumah makan. Dan, 1.652 industri manufaktur berskala besar dan pembangkit listrik.
PGN juga mengoperasikan 2 unit Floating Storage Regasification Unit (FSRU), 11 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan 4 Mobile Refueling Unit (MRU)
"Saat ini PGN telah hadir di 19 kota atau kabupaten di 12 provinsi untuk menyalurkan gas bumi bagi masyarakat." katanya. "PGN mengandalkan kemampuan pendanaan perusahaan untuk membangun infrastruktur gas dalam negeri, sehingga tidak membebani APBN."
(mdk/yud)