2017, Sriwijaya Air bakal tambah 17 pesawat jenis Boeing
CEO Sriwijaya Air Chandra Lie mengatakan pihaknya telah mendatangkan dua pesawat baru. Penambahan pesawat ini sesuai dengan rencana maskapainya menambah jumlah pesawat jenis boeing sebanyak 17 pesawat di tahun 2017.
CEO Sriwijaya Air Chandra Lie mengatakan untuk menyambut liburan Natal dan Tahun Baru, pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
"(Hadapi Natal dan Tahun Baru) Biasanya kami siapkan di atas 10 ribu seat untuk extra flight," kata Chandra di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Minggu (4/12).
Selain itu, untuk Desember ini Sriwijaya Air telah mendatangkan dua pesawat baru. Penambahan pesawat ini sesuai dengan rencana maskapainya menambah jumlah pesawat jenis boeing sebanyak 17 pesawat di tahun 2017.
"Tahun depan kami sudah mendatangkan 17 pesawat 737, 800, 900. Sampai Desember masuk 2 pesawat. Nanti akan kita datangkan narrow body. Sriwijaya satu-satunya di asia pasifik memakai boeing dan kami rencana masukkan 2 pesawat wide body," lanjutnya.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan sampai Desember ini total pesawat yang dimiliki Sriwijaya Air mencapai 52 dan sampai tahun depan totalnya 69 pesawat.
"Desember masuk 2 pesawat. Seharusnya 54 tapi kita sudah jual 2 pesawat. Kita harus rutin mengganti dengan pesawat yang hemat aftur. Tahun depan total 69 pesawat. Itu akan bertahap tiap bulan. 1 bulan 2 pesawat," jelasnya.
Baca juga:
Jelang Natal, Sriwijaya Air siapkan 190.790 kursi tambahan
Sriwijaya dan Kalstar bakal buka rute penerbangan dari Kertajati
Pesawat Sriwijaya Air senggolan di Bandara Soekarno-Hatta
Dapat dana dari IPO, Sriwijaya Air tambah jadwal terbang ke China
Ikut Tax Amnesty, Sriwijaya Air repatriasi dana untuk beli pesawat
Pertama kali, perusahaan maskapai penerbangan RI ikut Tax Amnesty
Sriwijaya Air targetkan IPO pada Maret 2017