2016, Peruri hanya akan produksi uang 8,5 miliar bilyet
Menurun ketimbang tahun lalu sebanyak 9 miliar bilyer.
Perum Peruri hanya bakal memproduksi uang sebanyak 8,5 miliar bilyet, tahun ini. Menurun ketimbang tahun lalu sebanyak 9 miliar bilyer.
"Tahun lalu cukup tinggi. Tahun ini agak sedikit turun," kata Direktur Utama Perum Peruri Prasetio di Karawang, Jawa Barat, Kamis (27/1).
Prasetio menambahkan pihaknya masih melayani permintaan Bank Indonesia. Itu guna menjaga stabilitas peredaran uang di masyarakat dengan kualitas yang baik.
"Kita harus juga siap tidak hanya kita menunggu karena dengan BI kita harus utamakan agar kita bisa menjaga stabilitas, dan kualitas yang baik," kata dia.
Prasetio menambahkan efesiensi kapasitas produksi sebesar 7,5 miliar bilyet. Menurutnya hal tersebut masih bisa digenjot sesuai dengan waktu produksi dalam sehari.
"Kapasitas normal 7,5 miliar bilyet, normalnya 2 shift. Kalau 3 shift bisa mencapai 10 miliar bilyet," tuturnya.
Baca juga:
2016, Peruri anggarkan belanja Rp 500 miliar
Optimalkan lahan, Peruri gandeng sepuluh BUMN karya
Incar pasar dunia, Peruri tawarkan ongkos produksi mata uang murah
Peruri nilai uang digital tak ancam duit logam dan kertas
Minta kenaikan gaji, ratusan pegawai geruduk kantor Peruri