Toner Adalah Rutinitas Skincare, Pahami Cara Pakai yang Benar & Memilih Sesuai Kulit
Toner adalah bagian penting dari rutinitas perawatan kulit .Jika menilik dari sains, toner adalah cairan yang cepat meresap dan memberikan kulit hidrasi, cepat dalam membantu menghilangkan beberapa sel mati dari permukaan kulit.
Toner adalah bagian penting dari rutinitas perawatan kulit. Sayangnya tak sedikit yang tak mengetahui apa itu toner, serta masih memiliki kesalahpahaman tentang tujuan sebenarnya.
Faktanya, era 90an toner tak disukai para dokter karena rasa berminyak yang menyengat, atau kulit kering, bahkan dehidrasi. Lantas di zaman dulu, toner dianggap tidak perlu. Meski saat ini, toner melakukan hal yang sebaliknya.
Toner generasi terbaru memiliki lebih dari sekadar sifat astringen dan banyak di antaranya yang bebas alkohol. Kini ada banyak toner di pasaran yang mengatasi hampir semua masalah kulit. Tidak lagi terbatas pada perawatan jerawat dan kulit berminyak saja.
Efek hidrasi oleh toner merupakan dasar dari rutinitas kecantikan yang hebat. Sehingga toner termasuk wajib ada dalam rutinitas skincare Anda di rumah. Sebelum mengoleskan pelembab dan memakai beragam make up.
Lalu apa itu toner? Berikut ini toner adalah rutinitas skincare, pahami cara pakai dan memilih yang tepat seperti dihimpun dari berbagai sumber, Senin (30/8).
Pengertian Toner Adalah
Secara sederhana, toner terlihat seperti air dan bertindak seperti air tapi dikemas dengan lebih dari hidrogen dan oksigen. Tergantung pada tonernya, bisa juga mengandung asam, gliserin, antioksidan, dan antiinflamasi.
Jika menilik dari sains, toner adalah cairan yang cepat meresap dan memberikan kulit hidrasi, cepat dalam membantu menghilangkan beberapa sel mati dari permukaan kulit.
Sehingga memberikan hasil kulit kenyal dan bercahaya. Toner bertindak sebagai persiapan untuk pori-pori Anda. Bekerja dengan mengembalikan keadaan asam alami, menyapu kotoran dan membantu kulit Anda menyerap produk perawatan kulit selanjutnya.
Cara Pakai Toner yang Benar
Ilustrasi skincare ©2019 Merdeka.com/Pixabay
Singkatnya, cara pakai toner yang benar adalah setelah proses pembersihan wajah. Seperti mengutip dari Allure, Amy Wechsler seorang dokter kulit yang berbasis di New York City menyarankan demikian.
Ia merekomendasikan untuk memasukkan toner dalam rutinitas perawatan kulit pagi dan malam. Untuk lebih spesifik, Anda harus menggunakan toner setelah membersihkan wajah dua kali sehari.
Pembersihan menyeluruh ini akan membantu menghilangkan kotoran, riasan, sel-sel kulit mati. Untuk ditimpa dengan bahan bermanfaat lain seperti essence dan serum.
Gunakan toner paling lambat satu menit setelah pembersihan. Terkesan sederhana, tapi ini sangat membantu. Kebanyakan molekul menembus kulit lebih baik saat sedikit basah. Jadi mengoleskan bahan aktif toner segera, setelah pembersihan ini akan memberikan hasil yang lebih baik.
Setelah menggunakan toner, lanjutkan dengan mengoleskan produk yang berfokus pada perawatan seperti serum, SPF, dan krim mata.
Umumnya, cara memakai toner ialah dengan mengeluarkannya ke kapas. Lalu menggeseknya secara lembut di sekitar wajah.
Manfaat Utama Menggunakan Toner
Ilustrasi toner marigold ©Mary Makes Good
Toner menjadi produk skincare yang wajib dipertimbangkan. Berikut ini manfaat utama menggunakan toner, seperti dilansir dari Healthline:
- Pembersihan yang Lebih Dalam
Manfaat double cleansing kini sudah ditawarkan oleh banyak produk pembersih. Tapi toner berperan memberikan pembersihan sekunder yang tepat.
Toner akan menghilangkan sisa riasan yang terlewatkan oleh produk pembersih. Toner juga mampu menghilangkan minyak berlebih dan kotoran yang menumpuk di siang atau malam hari.
- Kulit yang Seimbang
Selain memberi pembersihan tambahan. Toner juga bekerja untuk memulihkan kulit dengan nutrisi. Hasilnya kulit lebih lembut dan halus.
Toner yang diformulasikan dengan baik, bahkan dapat membantu mengatasi masalah membandel seperti kemerahan.
- Tingkat pH Seimbang
Kulit secara alami bersifat asam, dengan tingkat pH sekitar 4,7. Sayangnya sejumlah sabun dan pembersih bersifat basa.
Saat menggunakan produk dengan tingkat pH yang sangat berbeda dengan kulit. Bisa mengganggu fungsi yang berpotensi menyebabkan kulit kekeringan, sifat berminyak, atau iritasi.
Meskipun pH kulit secara alami dapat pulih dalam hitungan jam. Tapi toner dapat digunakan untuk menyeimbangkan kadar pH dengan cepat.
- Membantu Menyerap Produk Skincare
Menggunakan toner juga dapat membantu kulit menyerap produk perawatan kecantikan lain yang Anda gunakan dengan lebih baik. Saat kulit kering, bahan lain hanya akan diam di lapisan atasnya.
Namun, saat kulit terhidrasi dengan toner, bahan-bahan ini dapat menembus kulit dan bekerja lebih efektif.
Cara Memilih Toner yang Tepat
Terdapat tiga jenis toner yang kerap dijumpai di pasaran saat ini, seperti formula berbasis alkohol, berbasis gliserin atau glikol, serta berbahan dasar air. Bagi Anda yang ingin meminimalisir risiko iritasi, bisa memilih yang berbahan dasar air tanpa alkohol, pewangi, atau witch hazel.
Ilustrasi toner alami © Pinterest/The Healthy Maven
Berikut ini cara memilih toner yang tepat sesuai jenis kulit Anda:
1. Kulit Berminyak
Semua toner mampu membantu memerangi minyak berlebih. Tapi jika ingin hasil yang maksimal, cobalah mattifying toner yang mengandung salicylic dan glycolic acid untuk membantu pengelupasan kulit.
Niacinamide sebagai bahan yang baik untuk dipakai, jika Anda mengalami masalah pori-pori besar. Ini akan membantu mengecilkannya.
2. Kulit Berjerawat
Jika kulit wajah Anda rentan terhadap noda atau berjerawat parah, carilah formula toner yang ringan dan lembut. Guna mengurangi risiko iritasi, jauhi toner berbahan dasar alkohol.
Cobalah toner dengan bahan asam alfa hidroksi untuk mengangkat kulit mati dan mengurangi minyak yang dapat menyumbat pori-pori.
3. Kulit Kering
Memilih toner untuk kulit kering, bisa menerapkan yang mengandung humektan. Humektan adalah bahan yang ditemukan dalam lotion dan pembersih wajah. Berfungsi menghidrasi kulit dengan menarik molekul air seperti magnet.
Hindari bahan keras, seperti alkohol, karena dapat kulit Anda menjadi lebih kering. Sebagai gantinya, cari bahan yang menenangkan dan melembapkan seperti asam hialuronat, vitamin E, dan gliserin.
4. Kulit Kombinasi
Sementara bagi Anda yang memiliki jenis kulit kombinasi. Untuk toner, ini berarti formula yang akan menghilangkan minyak berlebih sekaligus menjaga kulit tetap terhidrasi.
Pertimbangkan untuk memilih toner berbahan sage dan ekstrak iris untuk menyegarkan kulit. Saat mempertimbangkan produk lain, cari antioksidan tinggi dan asam yang lembut seperti hialuronat, salisilat, serta asam laktat.
5. Kulit Rusak Akibat Sinar Matahari atau Tanda Penuaan Lain
Sedangkan untuk jenis kulit yang mengalami kerusakan akibat paparan sinar matahari cukup lama, serta menunjukkan tanda-tanda penuaan dini. Antioksidan adalah bahan utama untuk memeranginya.
Seperti toner yang mengandung vitamin C dan E. Tidak hanya melindungi kulit dari kerusakan lingkungan, tapi mereka juga bisa bekerja untuk memperbaiki beberapa kerusakan lain.
Pilih toner yang menggunakan antioksidan untuk membantu melembabkan dan menutrisi kulit. Asam hialuronat juga penting untuk tampilan hidrasi. Sementara asam glikolat mampu mengelupas dan mendorong produksi kolagen.